EFEKTIVITAS PELAKSANAAN PENDAFTARAN TANAH SISTEMATIS LENGKAP (PTSL) DI DESA TEGALTIRTO KECAMATAN BERBAH KABUPATEN SLEMAN

  • Heni Wahyuningsih
  • Latifa Mustafida
Keywords: land law, land registration, PTSL, Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap

Abstract

Land registration for the first time became one of the important aspects in controlling land administration. Land registration provides legal certainty over land ownership for the community. As is known, Law Number 5 of 1960 concerning Agrarian Principles has a lot of homework so that there are still many land rights in the form of old rights that have not been renewed. The government through Ministerial Regulation of ATR/Head of BPN RI Number 1 of 2017 concerning Amendments to Regulation of Minister of ATR/Head of BPN RI Number 35 of 2016 concerning Acceleration of PTSL provides a program to accelerate land registration simultaneously in several selected villages/kelurahan. In the 2017 PTSL implementation, one of the selected villages, namely Tegaltirto Village, got the opportunity for participants with a total of 1070 certificates. From the implementation of PTSL, it can be investigated how it is implemented, what are the terms and criteria, and what are the obstacles in its implementation. Thus this research can serve to see how far the effectiveness of the implementation of PTSL in Tegaltirto Village.

This research is an empirical normative type. Primary data will be taken from direct research in the field with interviews sourced from a sample of 3 main hamlets with the highest PTSL quota, namely the hamlets of Kuncen, Tegalsari and Semoyo. Secondary data will be taken from literature or literature studies that support the implementation of PTSL. The data obtained will be analyzed deductively and descriptively with qualitative juridical techniques.

The results of the study stated that the implementation of PTSL was in accordance with the applicable rules but the specified time could not be fulfilled because the implementation of PTSL was carried out in a hurry and there were many problems in the field such as the boundary marks that had not been agreed upon, there was no agreement from the heirs, areas of distant participants and so on. With some of the obstacles that occurred in the field, the village government has acted actively to resolve them by holding deliberation and continuing to coordinate with applicants who are PTSL participants so that the village government has made maximum efforts as an intermediary from the community and the local BPN in the implementation of PTSL.

References

Alif, C. (2015). Kekuatan Alat Bukti Elektronik Dalam Pembuktian Zina Pada Perkara Perceraian. Skripsi Fakultas Syariah dan Hukum UIN Syarif Hidayatullah Jakarta , 79-80.

Arikunto, S. (1998). Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktek. Jakarta: Rineka Cipta.

Arto, A. M. (2007). Praktek Perkara Perdata pada Pengadilan Agama, Cet. Ke-7. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Assegaf, A. R. (2005). Studi Islam Kontekstual Elaborasi Paradigma Baru Muslim Kaffah. Yogyakarta: Gama Media.

Badrulzaman, M. D. (1982). Perjanjian Kredit Bank, Cetakan III. Bandung: Alumni.

Badrulzaman, M. D. (1983). KUH Perdata Buku II tentang Hukum Perikatan dengan Penjelasannya. Bandung: Alumni .

Badrulzaman, M. D. (1994). Aneka Hukum Bisnis, Edisi I, Cet I. Bandung: Alumni.

Black, H. C. (1951). Black’s Law Dictionary. USA: West Publishing.

Budiono, H. (2004). “Pengikatan Jual Beli dan Kuasa Mutlak”. Majalah Renovi edisi tahun 1, Nomor 10 bulan Maret, 57.

Chaery, D. S. (1983). Kamus Istilah Agama. Jakarta: CV.Sienttarama.

Djohanputro, B. (2008). Manajemen Keuangan Korporat. Jakarta: PT. Mitrakesjaya.

Djohanputro, B. (2008). Manajemen Keuangan Korporat. Jakarta : PT. Mitrakesjaya.

Djoni S.Gazali, R. U. (2012). Hukum Perbankan. Jakarta: Sinar Grafika.

Ghazaly, A. (2006). Fiqh Munakahat . Jakarta: Kencana.

Gultom, D. M. (2009). Cyber Law : Aspek Hukum Teknologi Informasi. Bandung: Refika Aditama.

Hadi, S. (1984). Methodologi Research. Yogyakarta: Fakultas Psikologi UGM.

Harahap, M. Y. (1993). Kedudukan, Kewenangan dan Acara Peradilan Agama UU. No. 7 Tahun 1989, Cet. 2. Jakarta: : Pustaka Kartini.

Harahap, M. Y. (2009). Kedudukan, Kewenangan, dan Acara Peradilan Agama, Cet. Ke-5. Jakarta: Sinar Grafika,.

Harahap, M. Y. (2009). Kedudukan, Kewenangan, dan Acara Peradilan Agama, Cet. Ke-5. Jakarta: Sinar Grafika.

Harsono, B. (2003). Hukum Agraria Indonesia: Sejarah Pembentukan UUPA isi dan Pelaksanaannya. Ed. Revisi. Cet. 8. Jakarta: Djambatan.

Harsono, B. (2008). Hukum Agraria Indonesia: Himpunan Peraturan-Peraturan Hukum Tanah. Jakarta: Djambatan.

Hasbullah, F. H. (2005). Hukum Kebendaan Perdata: Hak-Hak Yang Memberi Kenikmatan, Jilid I. Jakarta: Ind-Hill-Co.

J.Satrio. (1997). Hukum Perjanjian Indonesia dan Common Law. Jakarta: Pustaka Sinar Harapan.

Karjono. (2012). Perjanjian Lisensi Pengalihan Hak Cipta Program Komputer Transaksi Elektronik. Bandung: Alumni.

Limbong, B. (2010). Pengusaha Koperasi, Memperkuat Fondasi Ekonomi Rakyat. Jakarta: Penerbit Margaretha Pustaka.

Makarim, E. (2005). Pengantar Hukum Telematika : Suatu Kompilasi Kajian. Jakarta: PT. Raja Grafindo.

Manan, A. (2008). Penerapan Hukum Acara Perdata di Lingkungan Peradilan Agama. Jakarta: Kencana.

Mardani. (2009). Bunga Rampai Hukum Aktual. Bogor: Ghalia.

Marzuki, P. M. (2005). Penelitian Hukum. Jakarta: Kencana Prenada Group.

Mertokusumo, S. (1988). Mengenal Hukum. Yogyakarta: Liberty.

Mochtar Kusumaatmadja, B. A. (2000). Pengantar Ilmu Hukum Suatu Pengenalan Pertama Ruang Lingkup Berlakunya Ilmu Hukum Buku I. Bandung: Alumni.

Moeloeng, L. L. (2004). Metode Penelitian Kualitatif, Cetakan Ke-XIV. Bandung: Remaja Rosda Karya.

Moleong, L. J. (2009). Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Pandoman, A. (2017). Bahan Kuliah : Permasalahan Penyelesaian Kredit Bank. Yogyakarta: Fak.Hukum UCY.

Parlindungan, A. (1998). Pendaftaran Tanah di Indonesia. Bandung: Mandar Maju.

Prodjodikoro, W. (2000). Azas-azas Hukum Perjanjian. Bandung: CV Mandar Maju.

Prof. Dr. A. Hamid Sarong, S. M. (2010). Hukum Perkawinan Islam di Indonesia. Banda Aceh: PeNa.

Rachmat Firdaus, M. A. (2011). Manajemen Perkreditan Bank Umum. Bandung: Alfabeta.

Republika. (2009, Juni 24). Krisis Global Ciptakan 57 ribu Penganggur. Republika , 1

Sasangka, H. ( 2005). Hukum Pembuktian dalam Perkara Perdata. Penerbit Mandar Maju: Bandung.

Sasangka, H. (2005). Hukum Pembuktian dalam Perkara Perdata. Bandung: Penerbit Mandar Maju.

Setiawan, I. K. (2018). Hukum Perikatan. Jakarta : Sinar Grafika.

Setiawan, R. (1987). Pokok Hukum Perikatan. Bandung: Bina Cipta.

Soemiyati. (1986). Hukum Perkawinan Islam dan Undang-Undang Perkawinan. Yogyakarta: Liberty.

Soerjono Soekanto, S. P. (1981). Penelitian Hukum Normatif. Jakarta: Universitas Indonesia.

Sofwan, S. S. (1980). Hukum Jaminan di Indonesia Pokok-Pokok Jaminan Kebendan dan Jaminan Perorangan. Yogyakarta: Liberty.

Sofwan, S. S. (1982). Himpunan Karya Tentang Hukum Jaminan. Yogyakarta: Liberty.

Subekti. (1994). Pokok-Pokok Hukum Perdata. Jakarta: Intermasa.

Subekti. (2001). Hukum Perjanjian, Cetakan XVIII. Jakarta: PT Intermasa.

Subekti, R. (1995). Aneka Perjanjian. Bandung: Citra Aditya Bakti.

Sugema, I. (2012). Krisis Keuangan Global 2008-2009 dan Implikasinya pada Perekonomian Indonesia. Jurnal Ilmu Pertanian Indonesia, Vol. 17, 176.

Sumarja, F. (2015). Hukum Pendaftaran Tanah Edisi Revisi. Lampung: Penerbit Universitas Lampung Bandar Lampung.

Sutedi, A. (2014 ). Sertifikat hak atas tanah. Jakarta: Sinar Grafika.

Tamin, N. (2012). Kiat Menghindari Kredit Macet. Jakarta: Dian Rakyat.

Tiong, O. H. (1985). Fiducia Sebagai Jaminan Unsur-unsur Perikatan. Jakarta: Ghalia Indonesia.

Tiong, O. H. (1985). Fidusia Sebagai Jaminan Unsur unsur Perikatan. Jakarta: Ghalia Indonesia.

Usman, R. (2001). Aspek-Aspek Hukum Perbankan di Indonesia. Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama.

Published
2021-01-11
How to Cite
Wahyuningsih, H., & Mustafida, L. (2021). EFEKTIVITAS PELAKSANAAN PENDAFTARAN TANAH SISTEMATIS LENGKAP (PTSL) DI DESA TEGALTIRTO KECAMATAN BERBAH KABUPATEN SLEMAN. Fortiori Law Journal, 1(01), 1-30. Retrieved from https://jurnal.ucy.ac.id/index.php/flj/article/view/919