Ma’had Al-Zaytun Artikulasi Ke-Islaman Dan Ke-Indonesiaan Di Pendidikan Pesantren

  • taufik nugroho
Keywords: education, pesantren, articulation, Indonesia, Islam

Abstract

The research aims to reveal Ma’had Al-Zaytun as an Islamic educational institution in the aspects of ideology, direction and goals of education. The importance of this research is because a growing issue in society says that Ma’had Al-Zaytun carries a hidden agenda of "building the Islamic State of Indonesia in the long term". This study uses a qualitative approach with data collection methods: observation, participation and interviews. The results of this study are as follows: there has been a change in the social basis during the years 1970-1990. The change in the social basis is a change in the generation of the senior Indonesian Islamic State bearers with the pressure of the struggle for structural Islamic ideology to the new generation which emphasizes on the inclusive substantive Islamic struggle. The choice of the new generation's model of struggle is Ma’had Al-Zaytun. This is an articulation of Islam and Indonesiannes that makes Islam a spreader of peace, not a spreader of threats.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Abduh, Umar. Pesantren Al-Zaytun Sesat? Investigasi Mega Proyek Dalam gerakan NII. Bandung: Darl Falah, 2001.

Al-Amin, M. Nur Kholis, dan Nurjidin Nurjidin. “Hubungan Negara-Ummah Dalam Hukum Indonesia Dan Islam.” Ulumuddin: Jurnal Ilmu-ilmu Keislaman 7, no. 2 (2017): 103–116.

Ausop, Asep Zaenal. Ajaran dan Gerakan NII KW IX. Bandung: Tafakur, 2016.

———. “Gerakan NII Kartosoewirjo (KW IX).” Jurnal Sosioteknologi 16, no. 8 (2009): 531–542.

Basri, Husen Hasan. “Keragaman Orientasi Pendidikan Di Pesantren.” Dialog Jurnal Penelitiian dan Kajian Keagamaan 37, no. 2 (2014): 209–222.

BPIP. “Pancasila Adalah Dasar & Ideologi Negara yang Tidak Boleh Diganti.” Diakses Desember 1, 2020. https://bpip.go.id/bpip/berita/1035/282/pancasila-adalah-dasar-ideologi-negara-yang-tidak-boleh-diganti.html.

Chaidar, Al. Sepak terjang KW9 Abu Toto menyelewengkan NKA-NII pasca S.M. Kartosoewirjo. Jakarta: Madani Press, 2000.

Faisal, Sanapiah. Metodologi Penelitian Kualitatif. Surabaya: Usaha Nasional, 2011.

Fauzi, Makhrus. “Pembelajaran Karakter Bangsa Pada Mata Pelajaran Sejarah Kebudayaan Islam Di Madrasah Ibtidaiyyah.” Ulumuddin: Jurnal Ilmu-ilmu Keislaman 6, no. 1 (2016): 11–20.

Hanipudin, Sarno. “Gagasan Dan Manifestasi Modernisasi Pesantren A.S Panji Gumilang Di Ma’had Al-Zaytun.” INSANIA : Jurnal Pemikiran Alternatif Kependidikan 18, no. 2 (2013): 245–263.

Imroatun, Imroatun. “Kontribusi Lembaga Pendidikan Agama Islam Dalam Penguatan Identitas Bangsa.” Jurnal Ilmiah Bidang pendidikan Studia Didaktika 8, no. 1 (2016).

———. “Masjid dan Pengembangan Wawasan Anak Usia Dini dalam Pelestarian Lingkungan Hidup Nasional.” Ulumuddin: Jurnal Ilmu-ilmu Keislaman 5, no. 1 (2015): 21–28.

Ma’arif, Ahmad Syafii. Perdebatan Islam Sebagai Dasar Negara Dalam Konstituante. Jakarta: LP3ES, 1983.

Madjid, Nurcholis. Merumuskan Kembali Tujuan Pendidikan Pesantren, dalam Pergumulan Dunia Pesantren. Jakarta: P3M, 1985.

MPRS RI. Ketetapan Majelis Permusyawaratan Rakyat Sementara Republik Indonesia nomor XXV/MPRS/1966 Tahun 1966 tentang Pembubaran Partai Komunis Indonesia, Pernyataan Sebagai Organisasi Terlarang Diseluruh Wilayah Negara Republik Indonesia Bagi Partai Komunis Indon, 1966.

Musaropah, Umi. “Kharisma Kyai Dalam Organisasi Pendidikan Pesantren Tradisional.” Ulumuddin: Jurnal Ilmu-ilmu Keislaman 8, no. 2 (2018): 141–155.

———. “Pendidikan Kebangsaan Dalam Pesantren Perspektif Abdul Wahid Hasyim.” Ulumuddin: Jurnal Ilmu-ilmu Keislaman 9, no. 1 (2019): 1–22.

Musodiqin, Muhammad, Difla Nadjih, dan Taufik Nugroho. “Implementasi Sorogan Dalam Pembelajaran Al-Qur’an Pada Madrasah Diniyah Takmiliyah.” Ulumuddin: Jurnal Ilmu-ilmu Keislaman 7, no. 1 (2017).

Nugroho, Taufik. “Ideologi Pendidikan Pondok Pesantren Al-Islam Tenggulun Solokuro Lamongan.” Ulumuddin: Jurnal Ilmu-ilmu Keislaman 9, no. 2 (2020): 97–112.

———. “Reorientasi Peranan Pesantren Pada Era Pembangunan Menuju Partisipasi Pemberdayaan Masyarakat Bawah.” Ulumuddin: Jurnal Ilmu-ilmu Keislaman 7, no. 2 (2017): 147–155.

Prihantoro, Agung, dan Fattah Hidayat. “Melakukan Penelitian Tindakan Kelas.” Ulumuddin: Jurnal Ilmu-ilmu Keislaman 9, no. 1 (2019): 49–60.

Rahmawati, Arum Yuli Dwi, Muh Nasruddin, dan Imroatun Imroatun. “Peran Sosial Guru Pendidikan Agama Islam Di Wilayah Pesisir Utara Pulau Jawa.” Nuansa Akademik Jurnal Pembangunan Masyarakat 5, no. 1 (2020): 1–12.

Republik Indonesia. Undang-Undang Nomor 27 tahun 1999 Tentang Perubahan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana Yang Berkaitan Dengan KejahatanTerhadap Keamanan Negara, 1999.

Santoso, F. Setiawan. “Reformasi Ekonomi Berbasis Bagi Hasil Belajar Dari Sistem Ekonomi Sosialis.” Muqtasid: Jurnal Ekonomi dan Perbankan Syariah 2, no. 2 (2011): 193.

Santoso, Fattah Setiawan. “Lingkungan Keluarga Sebagai Awal Pengembangan Kewirausahaan Islam.” Nuansa Akademik Jurnal Pembangunan Masyarakat 5, no. 1 (2020): 13–22.

Sembodo, Cipto. “Dari Khilafah Ke Nation-States: Transformasi Hukum Islam Era Modern.” Ulumuddin: Jurnal Ilmu-ilmu Keislaman 6, no. 2 (2016): 136–150.

Shaleh, Ali Ismail, dan Fifiana Wisnaeni. “Hubungan Agama Dan Negara Menurut Pancasila Dan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945.” Jurnal Pembangunan Hukum Indonesia 1, no. 2 (2019): 237–249.

Simanullang, Robin. Al-Zaytun: Sumber Inspirasi Bermasyarakat, Berbangsa dan Bernegara. Jakarta: Pustaka Tokoh Indonesia, 2015.

Solo, Ahlan Abdullah, Taufik Nugroho, dan Difla Nadjih. “Upaya Santri Dalam Pemeliharaan Hafal Al- Qur’an Di MANU Kota Gede Yogyakarta.” Ulumuddin: Jurnal Ilmu-ilmu Keislaman 8, no. 2 (2018): 131–140.

Tabroni, Roni. “Sistem Pendidikan Satu Pipa Ma ’ had Al- Zaytun Indramayu.” Edukasia: Jurnal Penelitian Pendidikan Islam 13, no. 2 (2018): 309–326.

Tim Balitbang & diklat Keagamaan. Laporan Lengkap Hasil Penelitian Ma’had Al-Zaytun di Indramayu. Jakarta, 2002.

Tim Peneliti INSEP. Al-Zaytun the Untold Story: Investigasi terhadap Pesantren Paling Kontroversial di Indonesia. Jakarta: Pustaka Avabeta, 2011.

Tim Peneliti Ma’had al-Zaytun MUI. Laporan Lengkap Hasil Penelitian Ma’had al-Zaytun Hargeulis Indramayu. Jakarta, 2002.

Wahid, Abdurrahman. Menggerakkan Tradisi, Esai-Esai Pesantren. Yogyakarta: LKIS, 2001.

“Al-Zaytun | Yayasan Pesantren Indonesia.” Diakses Desember 1, 2020. http://www.al-zaytun.sch.id/#profil.

Published
2020-12-29
How to Cite
nugroho, taufik. “Ma’had Al-Zaytun Artikulasi Ke-Islaman Dan Ke-Indonesiaan Di Pendidikan Pesantren”. Ulumuddin : Jurnal Ilmu-ilmu Keislaman 10, no. 2 (December 29, 2020): 133 - 148. Accessed April 16, 2021. https://jurnal.ucy.ac.id/index.php/agama_islam/article/view/435.