STRATEGI PHYSICAL SELF ASSESMENT UNTUK PENINGKATAN PEMAHAMAN DALAM PEMBELAJARAN PKn SISWA SMP

Novina Andriyanti

  • FKIP UCY FKIP UCY
Keywords: Strategi, Phsical Self Assesment, Pemahaman, PKn, Siswa

Abstract

Pendidikan bersifat normatif yaitu bersumber pada tugas-tugas perkembangan dan kriteria kedewasaan. Pendidikan sebagai suatu kegiatan yang di dalamnya melibatkan banyak orang, diantaranya peserta didik, pendidik, administrator, masyarakat, dan orang tua peserta didik. Oleh karena itu, agar tujuan pendidikan dapat tercapai secara efektif dan efisien, maka setiap orang yang terlibat dalam pendidikan dapat memahami tentang perilaku individu dan dapat menunjukkan perilakunya secara efektif. Penerapan strategi Physical Self Assesment telah mampu meningkatkan pemahaman siswa materi demokrasi hingga sebanyak 21 siswa atau 79% dari 27 siswa memenuhi Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM). Pemahaman siswa meningkat yaitu sebelum diadakannya tindakan dengan menggunakan strategi Physical Self Assesment siswa yang memahami materi demokrasi sebanyak 9 siswa atau 45% dari 27 siswa memenuhi Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM). Kemudian setelah diberi tindakan dengan strategi Physical Self Assesment pada siklus I sebanyak 15 siswa atau 52% dari 27 siswa memenuhi Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM), dan pada siklus II sebanyak 21 siswa atau 79% dari 27 siswa memenuhi Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM).

Published
2019-05-08
How to Cite
UCY, F. (2019). STRATEGI PHYSICAL SELF ASSESMENT UNTUK PENINGKATAN PEMAHAMAN DALAM PEMBELAJARAN PKn SISWA SMP. Academy of Education Journal, 3(1). Retrieved from https://jurnal.ucy.ac.id/index.php/fkip/article/view/79