Inovasi Pendidikan Infak Dalam Pengembangan Multiple Intellegences Siswa RA Al Fitroh Kabupaten Jember

Authors

  • Ellyda Setya Rini Universitas Islam KH Achmad Muzakki Syah
  • Nita Puspitasari Universitas Islam KH Achmad Muzakki Syah

DOI:

https://doi.org/10.47200/aoej.v17i2.3788

Keywords:

infak education, child potential development, early childhood, integrated learning, Islamic education

Abstract

Religious based education at Raudhatul Athfal level is often carried out routinely without being structured as a planned and integrated learning process. This study aims to describe the renewal form of the infak education program and its implementation in developing various intelligence potentials of children aged 5–6 years at RA Al‑Fitroh, Jember Regency. This research employed a descriptive qualitative approach to portray the actual conditions in the field. Data were collected through participatory observation, in‑depth interviews with school principals, teachers, parents, and students, as well as documentation review. Data validity was ensured using source and method triangulation techniques. The results reveal that infak activities have been comprehensively renewed into a planned, creative, and engaging learning medium,rather than merely a routine religious practice. Innovations include diverse learning methods, attractive educational media, and active child participation throughout the activities. The program’s implementation proved effective in stimulating integrated development of language, logical‑mathematical, physical‑motor, and spatial abilities, while also strengthening social awareness, religious values, responsibility, and independence from early childhood. These findings serve as a reference for developing religious‑based learning that is fully integrated with children’s holistic development in similar educational institutions.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Amelia, N., & Yaswinda. (2023). Dampak pemisahan kelas laki‑laki dan perempuan terhadap pembentukan jati diri anak. Bunayya: Jurnal Pendidikan Anak, 9(2), 278‑281.https://jurnal.arraniry1m3d.ac.id/index.php/bunayya

Amri, M. I. A. U., dkk. (2024). Dampak penggunaan gawai terhadap kemampuan interaksi sosial anak usia dini. Trapsila: Jurnal Pendidikan Dasar, 7(1), 118‑121.

Anam, N. (2021). Formulasi belajar berbasis multiple intelligences. Childhood Education: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 2(1), 49‑52. https://ejournal.iaiq.ac.id/index.php/childhood

Anam, N., & Surawijaya, B. (2023). Implementasi metode pembelajaran aktif berbasis nilai Islam di lembaga RA. Al‑Qodiri: Jurnal Pendidikan, Sosial dan Keagamaan, 15(1), 45‑58. [IAI Al‑Qodiri Jember] https://xnalqodiri1m3d.unikhams.ac.id/index.php/alqodiri

Fitriya, A. (2022). Penggunaan metode karyawisata dalam meningkatkan kemampuan sosial anak usia dini di RA Al‑Azhar Kabupaten Jember. Childhood Education: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(2), 16‑28. [IAI Al‑Qodiri Jember] https://ejournal.iaiq.ac.id/index.php/childhood

Gardner, H. (2020). Kecerdasan majemuk: Kerangka baru dalam pendidikan. hlm. 12‑15.

Hidayat, A., & Nurjanah. (2022). Strategi pembelajaran nilai agama Islam yang menyenangkan bagi anak usia dini. Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini, 5(2), 89‑91.

https://ejournal.iainmadura.ac.id/index.php/kiddo

https://jurnalpaudindonesia.org/

Iswati, D. (2021). Penerapan metode pembiasaan dalam pembentukan karakter religius anak di RA. Jurnal Pendidikan dan Keguruan, 12(3), 71‑74.

Kurniawan, R., & Sari, D. P. (2023). Pengembangan media pembelajaran berbasis nilai Islam di satuan pendidikan PAUD. Jurnal Inovasi Pendidikan, 14(1), 36‑39.

Lestari, E. R. (2020). Psikologi perkembangan anak usia dini: Teori dan penerapannya. hlm. 88‑92.

Munawaroh, S. (2022). Peran pendidik dalam menanamkan nilai keikhlasan dan kepedulian sosial sejak dini. Jurnal Tarbiyah Anak, 8(1), 60‑63 https://jurnaltarbiyah.uinsu.ac.id

Nurhalimah, A. (2021). Pembelajaran terpadu berbasis potensi kecerdasan majemuk di RA. Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 6(2), 148‑152.

Pratiwi, R. K. (2022). Analisis pembelajaran nilai kemandirian anak Taman Kanak‑Kanak Kelompok B. Childhood Education: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(2), 94‑145. [IAI Al‑Qodiri Jember]

Rahmawati, Y., & Suryana, A. (2023). Kontribusi kegiatan keagamaan dalam meningkatkan kecerdasan emosional dan sosial anak. Jurnal Studi Keislaman dan Pendidikan, 18(1), 205‑209.

Safitri, E. W., dkk. (2023). Pengembangan digitalisasi pembelajaran anak usia dini. Prosiding ICHES, 12‑19.

Sukatin, Q., dkk. (2019). Analisis psikologi perkembangan sosial emosional anak usia dini. Bunayya: Jurnal Pendidikan Anak, 6(2), 160‑164. https://jurnal.ar‑rniry.ac.id/idex.php/bunayya

Suryani, N. (2022). Prinsip‑prinsip dasar pembelajaran anak usia dini yang efektif dan kreatif. hlm. 45‑48.

Wahyuni, S., & Fitriani, R. (2024). Pengaruh dukungan keluarga dan sekolah terhadap pembiasaan nilai berbagi pada anak usia 5‑6 tahun. Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Indonesia, 10(1), 82‑86.

Zainuddin, M. (2021). Pendidikan nilai‑nilai Islam untuk anak usia dini: Konsep dan praktik. hlm. 112‑116.

Published

2026-07-20

How to Cite

Rini, E. S., & Puspitasari, N. (2026). Inovasi Pendidikan Infak Dalam Pengembangan Multiple Intellegences Siswa RA Al Fitroh Kabupaten Jember. Academy of Education Journal, 17(2), 345–350. https://doi.org/10.47200/aoej.v17i2.3788