Pengembangan Kompetensi PTK Guru PAI SMP/ MTs di Kabupaten Sleman

Authors

  • Siti Aminah Balai Diklat Keagamaan Semarang

DOI:

https://doi.org/10.47200/aoej.v17i2.3767

Keywords:

Classroom action research, Islamic education teachers, Product-based training, Teacher competence, Trainer

Abstract

This study aims to analyze the development of Classroom Action Research (CAR) competence among Islamic Religious Education teachers at junior secondary schools and Islamic junior secondary schools in Sleman Regency, identify the determinants of training success, and formulate strategies for strengthening product based CAR training. The study was motivated by the suboptimal training outputs, including CAR proposals categorized as good that reached only 33% and career impact that appeared in only 7.5% of alumni. The study employed a sequential explanatory mixed methods design. Quantitative data were collected from 35 Islamic Religious Education teachers who had participated in CAR training, while qualitative data were obtained through open interviews, document review, and explanatory follow up of the quantitative findings. The findings show that teachers mastery of CAR competence falls into the categories of mastered and sufficiently mastered, but has not reached an optimal level, particularly in developing instruments, reviewing theories, analyzing previous studies, determining classroom actions, and managing references. The study also identified the need to integrate 15 new competencies, especially digital technology, higher order thinking skills, innovative learning models, twenty first century skills, learning assessment, and noble character values. Training success was found to be systemic, involving committee readiness, curriculum relevance, technological facilities, trainer competence, participant engagement, and evaluation of action plan implementation. The article recommends product based CAR training supported by clinical mentoring, academic review, and sustainable post training monitoring.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Ade Rustiana. (2010). Efektivitas pelatihan bagi peningkatan kinerja karyawan. Jurnal Dinamika Manajemen, 1, 137-143.

Ali, M. (2011). Memahami riset prilaku dan sosial. CV Pustaka Cendekia Utama.

Aminah, S. (2016). Inovasi dalam pembelajaran pendidikan Islam: Efektivitas penggunaan Fun Card sebagai media pembelajaran dalam meningkatkan motivasi belajar, keaktifan diri, dan hasil belajar peserta didik. MIMBAR PENDIDIKAN. https://doi.org/10.17509/mimbardik.v1i2.3932

Aminah, S. (2020). Penelitian tindakan kelas bagi guru, dan Best Practice Bimbingan PTK bagi Pengawas Sekolah/Madrasah, Sidoarjo: Nizamia Learning Centre

Basri, H., & Rusdiana. (2015). Manajemen pendidikan dan pelatihan. Pustaka Setia.

Creswell, J. W., & Plano Clark, V. L. (2018). Mendesain dan melaksanakan mixed methods research (A. L. Lazuardi, Trans.; 2nd ed.). Pustaka Pelajar.

Delphie, B. (2014). Penelitian tindakan kelas (Classroom Action Research). Jurnal Pendidikan Akuntansi Indonesia.

Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan. (2019). Pedoman kegiatan pengembangan keprofesian berkelanjutan. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

Dwi, A. H., Sudiyanto, & Oktaria, D. (2017). Kompetensi guru: Harapan dan kenyataan. Jurnal Tata Arta UNS, 3(1), 40-55. https://jurnal.fkip.uns.ac.id/index.php/tataarta/article/view/11494

Feng, L., & Sass, T. R. (2017). Teacher quality and teacher mobility. Education Finance and Policy. https://doi.org/10.1162/EDFP_a_00214

Fitria, H., Kristiawan, M., & Rahmat, N. (2019). Upaya meningkatkan kompetensi guru melalui pelatihan penelitian tindakan kelas. Abdimas Unwahas, 4(1), 14-25. https://doi.org/10.31942/abd.v4i1.2690

Fitriyah, R. N. (2019). Pengembangan kompetensi guru di era revolusi industri 4.0 melalui pendidikan dan pelatihan. Seminar Nasional Multi Disiplin Ilmu dan Call for Papers.

Gaffar, M. F. (2016). The future teachers. UPI Press.

Gaffar, M. F. (2021). Manajemen pendidikan Indonesia. UPI Press.

Hariyanto, E., et al. (2011). Desain pelatihan, dukungan organisasional, dukungan supervisor dan self-efficacy sebagai faktor penentu keefektifan transfer pelatihan. Jurnal Siasat Bisnis, 15(2), 213-227.

Hasibuan, M. S. P. (2007). Manajemen sumber daya manusia (Edisi revisi). PT Bumi Aksara.

Hopkins, D. (2014). A teacher's guide to classroom research (5th ed.). Open University Press.

Hunaepi, Prayogi, S., Samsuri, T., Firdaus, L., Fitriani, H., & Asy'ari, M. (2016). Pelatihan penelitian tindakan kelas (PTK) dan teknik penulisan karya ilmiah bagi guru di MTs. NW Mertaknao. Lumbung Inovasi, 1(1), 38-40.

Is, S. S. (2017). Peranan guru Pendidikan Agama Islam dalam membiasakan siswa shalat berjamaah. TARBAWI: Jurnal Pendidikan Agama Islam. https://doi.org/10.26618/jtw.v2i01.1018

Kasiyan, K., Zuhdi, B. M., Hendri, Z., Handoko, A., & Sitompul, M. (2019). Pelatihan penulisan karya ilmiah untuk peningkatan profesionalisme guru. JPPM (Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat). https://doi.org/10.30595/jppm.v3i1.3128

Kemmis, S., & McTaggart, R. (1988). The action research planner. Deakin University Press.

Kementerian Agama. (2010). Peraturan Menteri Agama Nomor 16 Tahun 2010 tentang Pengelolaan Pendidikan Agama pada Sekolah.

Keputusan Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan dan Pendidikan dan Pelatihan Kementerian Agama Nomor 67 Tahun 2021 tentang Petunjuk Pelaksanaan Penyelenggaraan Pelatihan pada Badan Litbang dan Diklat Kementerian Agama. (2021).

Kunlasomboon, N., Wongwanich, S., & Suwanmonkha, S. (2015). Research and development of classroom action research process to enhance school learning. Procedia - Social and Behavioral Sciences, 171, 1315-1324.

Mahfud, M. (2019). Kesulitan guru dalam melakukan penelitian tindakan kelas. Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran.

Maiza, Z., & Nurhafizah, N. (2019). Pengembangan keprofesian berkelanjutan dalam meningkatkan profesionalisme guru pendidikan anak usia dini. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini. https://doi.org/10.31004/obsesi.v3i2.196

Mandal, S. (2018). The competencies of the modern teacher. International Journal of Research in Engineering, Science and Management, 1(10), 351-360.

Marengke, M. (2019). Konsep pengembangan kompetensi guru. Foramadiahi: Jurnal Kajian Pendidikan dan Keislaman, 11(2), 287-299.

Muhammad Darari Bariqi. (2018). Pelatihan dan pengembangan sumber daya manusia. Jurnal Studi Manajemen dan Bisnis, 5, 64-69.

Muslimin. (2020). Program penilaian kinerja guru dan uji kompetensi guru dalam meningkatkan prestasi kerja guru. IJEMAR - Indonesian Journal of Education Management & Administration Review, 4, 197-204.

Najri, P. (2020). MGMP dalam meningkatkan keprofesionalan guru mata pelajaran. Aktualita: Jurnal Penelitian Sosial dan Keagamaan, 10, 130-144.

Nurdiyanti Idris, A. Y., & Muhammad, A. (2020). Strategi pengembangan kompetensi guru SDN 22 Kabupaten Maros. Bosowa Journal of Education, 1, 9-15.

Nurul, F. A., & Singgih, U. P. (2019). Peningkatan kualitas pendidikan: Program Pendidikan Profesi Guru Prajabatan dalam pemenuhan kebutuhan guru profesional di Indonesia. Aspirasi: Jurnal Masalah-Masalah Sosial, 10, 1-17.

Oktiasari, R., Asyari, H., & Zamroni, M. A. (2021). Strategy of teacher competency development program in Madrasah Tsanawiyah. Nidhomul Haq: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam, 6(2), 442-456.

Rahmatullah, & Inanna. (2019). Pelatihan penulisan penelitian tindakan kelas bagi guru. Jurnal Dedikasi Masyarakat, 3(1), 19-25.

Sadili Samsudin. (2013). Manajemen sumber daya manusia (2nd ed.). Pustaka Setia.

Schwab, K. (2016). The fourth industrial revolution. World Economic Forum.

Skinner, H. (2016). Action research. In Formative research in social marketing: Innovative methods to gain consumer insights. https://doi.org/10.1007/978-981-10-1829-9_2

Slameto, et al. (2017). Peningkatan kinerja guru melalui pelatihan beserta faktor penentunya. Jurnal Pendidikan Ilmu Sosial, 27.

Sugiyono. (2017). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.

Sugiyono. (2020). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif dan kombinasi (Mixed methods) (2nd ed.). Alfabeta.

Suhandani, D., & Julia. (2014). Identifikasi kompetensi guru sebagai cerminan profesionalisme tenaga pendidik di Kabupaten Sumedang. Mimbar Sekolah Dasar, 1(2), 128-141.

Sukanti. (2014). Meningkatkan kompetensi guru melalui pelaksanaan penelitian tindakan kelas. Jurnal Pendidikan Akuntansi Indonesia, 6(1). https://doi.org/10.21831/jpai.v6i1.1786

Sunarsi, D. (2018). Pengembangan sumber daya manusia strategik dan karakteristik sistem pendukungnya: Sebuah tinjauan. Jurnal Ilmiah MEA, 2(3), 178-194.

Suratman, & Eriyanti, E. (2020). Peningkatan SDM. Prosiding Seminar Nasional, 788-794.

Susan, E. (2019). Manajemen sumber daya manusia. Jurnal Manajemen Pendidikan Islam, 9, 952-962.

Syaodih, N. S. (2015). Metode penelitian pendidikan. PT Remaja Rosdakarya.

Taruna, M. M. (2011). Kompetensi guru Pendidikan Agama Islam. Analisa, 18(2). https://doi.org/10.18784/analisa.v18i2.132

Taufiqurokhman. (2016). Manajemen strategik. Fakultas Ilmu Sosial dan Politik Universitas Prof. Dr. Moestopo Beragama.

Whitehead, J., & McNiff, J. (2017). Action research: Living theory. SAGE. https://doi.org/10.4135/9781849208536

Yunus, E. (2016). Manajemen strategis. CV Andi Offset.

Zhao, P., Zhou, J., & Li, Q. (2017). Teacher education. In Handbook of education in China. https://doi.org/10.4337/9781783470662.00017

Published

2026-07-11

How to Cite

Aminah, S. (2026). Pengembangan Kompetensi PTK Guru PAI SMP/ MTs di Kabupaten Sleman. Academy of Education Journal, 17(2), 323–333. https://doi.org/10.47200/aoej.v17i2.3767