Hubungan Gaji Guru Dengan Kesejahteraan Hidup Guru Sekolah Negeri Dan Swasta
DOI:
https://doi.org/10.47200/aoej.v17i2.3588Keywords:
Education, Educator, Public and Private Schools, Teacher salary, Well-being of LifeAbstract
This study aims to examine the relationship between teacher salaries and the level of teacher well-being in public and private schools. Using a descriptive qualitative approach, data were collected through questionnaires distributed to 50 teacher respondents from various educational backgrounds and institutions. The results indicate that salary influences teachers' perceptions of well-being, particularly in terms of meeting basic needs, emotional stability, and work motivation. However, it was also found that well-being is not solely determined by salary, but also by other factors such as the work environment, workload, and opportunities for self-development. These findings provide an important contribution to education policymakers in designing a more equitable reward system oriented towards improving the quality of life of educators.
Downloads
References
Agustiningsih, R. (2021). Pengaruh Gaji terhadap Kesejahteraan Guru di Sekolah Dasar Negeri dan Swasta di Jakarta. Jurnal Pendidikan dan Kesejahteraan, 12(1), 45–55.
Apriliyani, S., & Meilani, R. I. (2021). Studi kasus sistem kompensasi guru honorer di Indonesia. Jurnal Pendidikan Manajemen Perkantoran, 6(2), 177-190. https://doi.org/10.17509/jpm.v4i2.1800
Arikunto, S. (2013). Prosedur Penelitian: Suatu Pendekatan Praktik. Jakarta: Rineka Cipta.
Bari, A., & Hidayat, R. (2022). Teori hirarki kebutuhan Maslow terhadap keputusan pembelian merek gadget. Jurnal Motivasi: Jurnal Manajemen dan Bisnis, 7(1), 9-14. Universitas Muhammadiyah Palembang.https://jurnal.um palembang.ac.id/motivasi
Budiman, A. (2022). Kesenjangan Kesejahteraan Guru: Sebuah Potret Realita. Kompasiana. Diakses dari https://www.kompasiana.com
Dhobith, A. (2024). Analisis kebijakan gaji guru honorer terhadap kesejahteraan hidup guru honorer di Indonesia. Jurnal paramurabi,7(1), 44-62. UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta.
Departemen Pendidikan Nasional. (2005). Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen. Jakarta: Depdiknas.
Haryanto, D. (2023). Analisis Kepuasan Kerja dan Tingkat Pendapatan Guru Honorer di Sekolah Swasta. Jurnal Pendidikan Indonesia, 19(2), 88–101.
Kemendikbudristek. (2021). Kebijakan Pendidikan dan Kesejahteraan Guru Indonesia. Jakarta: Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi.
Maulana, H. (2020). Studi Perbandingan Kesejahteraan Guru Negeri dan Swasta di Wilayah Urban. Jurnal Administrasi Pendidikan, 8(1), 13–23.
Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2014). Qualitative Data Analysis: A Methods Sourcebook (3rd ed.). Thousand Oaks, CA: SAGE Publications.
Nurhadi, D. (2022). Tantangan Guru Swasta dalam Menjalani Profesi di Tengah Keterbatasan Finansial. Jurnal Pendidikan dan Masyarakat, 7(1), 77–84. 21
Oktafiani, R., Fathiyani, & Musdalifah. (2023). Analisis Kebijakan Kesejah guru terhadap peningkatan kualitas pendidikan. Jurnal Ilmiah Pendidikan dan Pembelajaran, 7(1), 1-15.
Sugiyono. (2017). Metode Penelitian Kualitatif, Kuantitatif dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Suharsimi, A. (2014). Dasar-Dasar Evaluasi Pendidikan. Jakarta: Bumi Aksara. Suryana, D. (2020). Korelasi Antara Gaji dan Kesejahteraan Kerja Guru. Jurnal Psikologi Pendidikan, 15(3), 154–165.
Watif, M., Ramadhani, A., Jumiati, J., Tahir, L. S. A., & Hikmah, N. (2024). Ketimpangan sosial dan kemiskinan pada masyarakat perkotaan. PESHUM: Jurnal Pendidikan, Sosial dan https://doi.org/10.58588/peshum.v3i4.31 Humaniora, 3(4), 536-547.
Yuniarti, I. (2021). Kualitas Hidup Guru Berdasarkan Persepsi Terhadap Upah dan Penghargaan. Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan, 5(4), 567–574.
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Aulia Febriyanti, Melisa Safitri, Dewi Purnama Sari

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.


