Perlindungan Hukum Bagi Anak Dengan Diversi Dalam Sistem Peradilan Pidana Anak Indonesia

Authors

  • Royke Adrianus Taroreh Universitas Sam Ratulangi Manado Indonesia
  • Jolanda Marlien Korua Universitas Sam Ratulangi Manado Indonesia
  • Nurhikmah Nacrawy Universitas Sam Ratulangi Manado Indonesia
  • Vicky Fransiskus Taroreh Universitas Sam Ratulangi Manado Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.47200/jnajpm.v10i2.3213

Keywords:

Children in Conflict with the Law, Restorative Justice, Diversion, Juvenile Justice System

Abstract

Children in Conflict with the Law have become a significant concern in Law No. 11 of 2012 concerning the Juvenile Criminal Justice System (UUSPPA). This normative juridical research will delve deeper into the legal and conceptual approaches, incorporating qualitative data analysis to formulate conclusions. Restorative justice differs from other legal approaches that focus on retribution or compensation. In the UUSPPA, the first approach aims to prioritize the interests of ABH in balance with the community's need for public order. Therefore, the resolution involves not only law enforcement officials but also community elements, families, and child protection practitioners, particularly through diversion. Therefore, prioritizing this approach is part of the legal reforms recommended to be balanced with the strengthening of legal culture.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Alam, Arief Syahrul, dan Ani Purwati. 2015. “Diversi Sebagai Wujud Kebijakan Pemidanaan dalam Sistem Peradilan Pidana Anak di Indonesia.” De Jure: Jurnal Hukum dan Syar’iah 7(2):181–90. doi: 10.18860/j-fsh.v7i2.3524.

Alfitra. 2019. Hukum Acara Peradilan Anak dalam Teori dan Praktek di Indonesia. Ponorogo: Wade Group.

Amdani, Yusi. 2016. “Konsep Restorative Justice Dalam Penyelesaian Perkara Tindak Pidana Pencurian Oleh Anak Berbasis Hukum Islam Dan Adat Aceh.” al-adalah 13(1):61–76.

Amin, Muhammad Nur Kholis Al, Imroatun, Fattah S. Santoso, Supriati Hardi Rahayu, dan Supiyan Chemo. 2025. “Parenting Styles For Urban Married Couples Who Married Under Age.” Proceeding of International Conference on Islamic Education and Science Development 3(1):131–41.

Aprilia, Amanda, dan Ramli Umar. 2024. “Penegakan Hukum Terhadap Pelaku Tindak Pidana Judi Online Di Kalangan Remaja.” Fortiori Law Journal 4(2):119–34.

Ariani, Nevey Varida. 2014. “Implementasi Undang- Undang Nomor 11 Tahun 2012 Tentang Sistem Peradilan Pidana Anak Dalam Upaya Melindungi Kepentingan Anak.” Jurnal Media Hukum 21(1):16–16. doi: 10.18196/jmh.v21i1.1160.

Bhanuwati, Indrasari Nisa, dan Mochamad Chazienul Ulum. 2025. “Efektivitas Collaborative Governance untuk Mewujudkan Kota Layak Anak di Kota Malang.” Asas Wa Tandhim: Jurnal Hukum, Pendidikan Dan Sosial Keagamaan 4(2):391–404. doi: 10.47200/AWTJHPSA.V4I2.3049.

Darmini, Darmini. 2019. “Pelaksanaan Diversi Pada Sistem Peradilan Anak.” Qawwam: Journal for Gender Mainstreaming 13(1):43–63. doi: 10.20414/qawwam.v13i1.1436.

Edyanto, Novi. 2018. “Restorative Justice Untuk Menyelesaikan Kasus Anak yang Berhadapan dengan Hukum.” Jurnal Ilmu Kepolisian 11(3):8. doi: 10.35879/jik.v11i3.8.

Feriana, Gultom Rosmaida, dan Evita Isretno Israhadi. 2024. “Legal Uncertainty Due to Differences in Children’s Age Limits in Legislation and Harmonization Efforts to Prevent Child Discrimination.” Majelis: Jurnal Hukum Indonesia 2(3):126–36. doi: 10.62383/majelis.v2i3.1037.

Ghoni, Mahendra Ridwanul, dan Pujiyono Pujiyono. 2020. “Perlindungan Hukum Terhadap Anak yang Berhadapan dengan Hukum Melalui Implementasi Diversi di Indonesia.” Jurnal Pembangunan Hukum Indonesia 2(3):331–42. doi: 10.14710/jphi.v2i3.331-342.

Hafrida, Hafrida. 2019. “Restorative Justice In Juvenile Justice To Formulate Integrated Child Criminal Court.” Jurnal Hukum Dan Peradilan 8(3):439–57. doi: 10.25216/jhp.8.3.2019.439-457.

Harve, Renhard. 2024. Penyelarasan Aturan Tentang Sistem Peradilan Pidana Anak. Deepublish.

Irawan, Donny, Herlyanty Bawole, dan Ronald Rorie. 2022. “Tinjauan Hukum Atas Keadilan Restoratif Sebagai Perlindungan Hukum Bagi Korban Tindak Pidana Di Indonesia.” Lex Administratum 10(5).

Jannah, Aura, dan Soiman Soiman. 2025. “Perencanaan Pengurus Wilayah IPPNU Sumut Dalam Edukasi Dampak Pernikahan Di Usia Dini Bagi Remaja Muslim.” Ulumuddin: Jurnal Ilmu-ilmu Keislaman 15(1):321–38. doi: 10.47200/ULUMUDDIN.V15I1.2849.

Lapod, Holymey Angelique Desire, Noldy Mohede, dan Jolanda Marlien Korua. 2024. “90%Analisis Yuridis Perlindungan Hukum Bagi Anak Dengan Diversi Berdasarkan Undang-Undang No 11 Tahun 2012 Tentang Sistem Peradilan Pidana Anak.” Lex Crimen 12(5).

Lewoleba, Kayus Kayowuan, dan Mulyadi Mulyadi. 2023. “Implementasi Sistem Peradilan Pidana Anak Dalam Rangka Mewujudkan Keadilan Restoratif.” Al-Mashlahah Jurnal Hukum Islam dan Pranata Sosial 11(2). doi: 10.30868/am.v11i02.5070.

Listyarini, Dyah. 2017. “Juvenile Justice System Through Diversion And Restorative Justice Policy.” Diponegoro Law Review 2(1):168–84. doi: 10.14710/dilrev.2.1.2017.168-184.

Mears, Daniel P., Joshua J. Kuch, Andrea M. Lindsey, Sonja E. Siennick, George B. Pesta, Mark A. Greenwald, dan Thomas G. Blomberg. 2016. “Juvenile Court and Contemporary Diversion.” Criminology & Public Policy 15(3):953–81. doi: 10.1111/1745-9133.12223.

Muaja, Harly Stanly, dan Roy Ronny Lembong. 2024. “Efektivitas Ketentuan Tentang Hak Restitusi Sebagai Bentuk Perlindungan Hukum Bagi Anak Korban Tindak Pidana.” Nuansa Akademik: Jurnal Pembangunan Masyarakat 9(2):385–98. doi: 10.47200/jnajpm.v9i2.2511.

Muliani, Muliani S., Adil Kasim, Jamaluddin Ahmad, dan Nurjannah Nonci. 2023. “Reformulasi Syarat Pelaksanaan Diversi dalam Sistem Peradilan Pidana Anak di Indonesia.” Jurnal Pembangunan Hukum Indonesia 5(2):358–73. doi: 10.14710/jphi.v5i2.358-373.

Munajat, Makhrus. 2016. “Sistem Diversi dan Restorative Justice dalam Peradilan Pidana Anak di Indonesia.” Asy-Syir’ah: Jurnal Ilmu Syari’ah dan Hukum 50(2):565–86. doi: 10.14421/ajish.v50i2.243.

Nashriana, Nashriana, Desia Rakhma Banjarani, Marwin S. Del Rosario, dan Vera Novianti. 2023. “Enhancing Restorative Justice in Indonesia: Exploring Diversion Implementation for Effective Juvenile Delinquency Settlement.” Sriwijaya Law Review 318–34. doi:10.28946/ slrev.Vol7.Iss2.2427.pp318-334.

Nasichah, Siti, Harti Winarni, dan Ika Kartika Sari. 2024. “Implementasi Restorative Justice Terhadap Tindak Pidana Asusila Melalui Media Sosial Di Wilayah Hukum Polda DIY.” Fortiori Law Journal 4(2):57–80.

Nova, Efren, dan Riki Afrizal. 2023. “Perlindungan Hukum Terhadap Anak (Suatu Kajian Yuridis Normatif) Terhadap Implementasi Undang-Undang No 11 Tahun 2012 Tentang Sistim Peradilan Pidana Anak Di Sumatera Barat.” Unes Journal of Swara Justisia 6(4):480–93. doi: 10.31933/ujsj.v6i4.298.

Nuraeni, Rini, Muhammad Gary Gagarin Akbar, dan Muhamad Abas. 2024. “Differences in the Implementation of Diversion in the Juvenile Criminal Justice System: Analysis of the Karawang Court Decision.” Legitimasi: Jurnal Hukum Pidana Dan Politik Hukum 14(1):76–90.

Nurillah, Isma, Dian Afrilia, Neisa Angrum Adisti, dan Desia Rakhma Banjarani. 2022. “Philosophy Concept of Restorative Justice in Handling Juvenile Delinquent.” Nurani Hukum 5(2):148–60. doi: 10.51825/ nhk.v5i2.17003.

Pandoman, Agus. 2022. “Manifestasi Acturian Terhadap Tanggung Jawab Berkelanjutan Pada Anak Yatim Piatu Korban Pandemi Covid-19.” Asas Wa Tandhim: Jurnal Hukum, Pendidikan Dan Sosial Keagamaan 2(1):1–14.

Pijoh, Sarah Indriaty. 2022. “Penerapan Diversi Terhadap Anak Sebagai Pelaku Tindak Pidana Berdasarkan Sistem Peradilan Pidana Anak.” Lex Crimen 11(1).

Pratt, John. 1986. “Diversion From The Juvenile Court.” The British Journal of Criminology 26(3):212–33. doi: 10.1093/oxfordjournals.bjc.a047608.

Ramadhan, Azhary, Kamarusdiana Kamarusdiana, dan Soefyanto Soefyanto. 2021. “Penyelesaian Kasus Tindak Pidana Anak Melalui Diversi Dalam Perspektif Sistem Peradilan Pidana Anak.” Journal Of Legal Research 3(1):129–44. doi: 10.15408/jlr.v3i1.19581.

RI. 2012. Undang-undang (UU) Nomor 11 Tahun 2012 tentang Sistem Peradilan Pidana Anak.

RI. 2014. Undang-undang (UU) Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 Tentang Perlindungan Anak.

Sartika, Dewi, Lalu Adnan Ibrahim, Fatahullah Fatahullah, dan Muhammad Jailani. 2019. “Prinsip Perlindungan Terhadap Anak Yang Melakukan Tindak Pidana.” Jurnal Kompilasi Hukum 4(2):206–16. doi: 10.29303/jkh.v4i2.31.

Setyowati, Sulis. 2024. “Problematika Penerapan Diversi Dalam Penyelesaian Perkara Tindak Pidana Anak Dalam Mewujudkan Keadilan Restoratif.” UNES Law Review 6(4):11679–93. doi: 10.31933/unesrev.v6i4.2126.

Tim BPHN. 2013. Pengkajian Hukum Tentang Penerapan Restorative Justice Dalam Penyelesaian Tindak Pidana Yang Dilakukan Oleh Anak-Anak. Jakarta: BPHN DepkumHAM.

Tim KPPPA. 2016. Modul Sistem Perlindungan Anak. Jakarta: KPPPA.

Tim Redaksi. 2016. Undang-Undang Dasar 1945 Amandemen. Huta Publisher.

Wafiq, Ahmad, dan F. Setiawan Santoso. 2017. “Upaya Yuridis Dan Sosiologis Kantor Urusan Agama Dalam Pencegahan Pernikahan Usia Dini.” Ulumuddin : Jurnal Ilmu-ilmu Keislaman 7(1):17–30. doi: 10.47200/ulumuddin.v7i1.181.

Waluyo, Bambang. 2016. Penegakan Hukum di Indonesia. Jakarta: Sinar Grafika.

Zulkifli, Zulkifli, Zeni Luthfiyah, Mustofa Umar, Harti Winarni, Zainul Arifin, dan Supriati H. Rahayu. 2023. “Anak Jalanan Dalam Konstelasi Hukum Indonesia.” Asas Wa Tandhim: Jurnal Hukum, Pendidikan Dan Sosial Keagamaan 2(1):95–108. doi: 10.47200/AWTJHPSA.V2I1.1570.

Downloads

Published

2025-12-21

How to Cite

Taroreh, Royke Adrianus, Jolanda Marlien Korua, Nurhikmah Nacrawy, and Vicky Fransiskus Taroreh. “Perlindungan Hukum Bagi Anak Dengan Diversi Dalam Sistem Peradilan Pidana Anak Indonesia”. Nuansa Akademik: Jurnal Pembangunan Masyarakat 10, no. 2 (December 21, 2025): 701–716. Accessed January 8, 2026. https://jurnal.ucy.ac.id/index.php/nuansaakademik/article/view/3213.