Transformasi Sosial Desa Ngampon Melalui KKN: Integrasi RPS, TPA, Seni Tari, dan Posyandu sebagai Pilar Pemberdayaan

Authors

  • Nashrul mu'minin Universitas Cokroaminoto Yogyakarta
  • Muhammad Alfian Mirza Universitas Cokroaminoto Yogyakarta
  • Muhammad Ishak Rumwokas Universitas Cokroaminoto Yogyakarta
  • Oktavianus Mandela Agom Universitas Cokroaminoto Yogyakarta
  • Angela Febriani Saputri Universitas Cokroaminoto Yogyakarta
  • Maria Febiola Jesika Universitas Cokroaminoto Yogyakarta
  • Mariana Oni Bere Universitas Cokroaminoto Yogyakarta
  • Nur Hilmiyati Universitas Cokroaminoto Yogyakarta
  • Yuyun Sulastri Universitas Cokroaminoto Yogyakarta
  • Rafika Arjiani Universitas Cokroaminoto Yogyakarta
  • Toto Hermawan Universitas Cokroaminoto Yogyakarta

DOI:

https://doi.org/10.47200/gemi.v5i2.3499

Keywords:

KKN, community empowerment, waste sorting house, village education and health

Abstract

The Community Service Program (KKN) in Ngampon Village was initiated to strengthen community empowerment based on education, health, environment, and culture. This program aimed to promote social transformation through integrating Waste Sorting House (RPS) activities, TPA teaching, dance training, and participation in the Integrated Health Post (Posyandu). The methods applied included field surveys, participatory observation, and collaborative practice with residents. Ten KKN students contributed to building the RPS foundation as an initial step toward integrated waste management, trained children in dance for community performances, taught TPA at Al Hidayah Mosque, and supported health services for toddlers and the elderly. The results indicated increased community participation, greater children’s involvement in educational programs, and stronger awareness of health and environmental issues. This program demonstrates that collaboration between students and the community can serve as a sustainable pillar of village social transformation and participatory development initiatives.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Aminuddin, M. (2016). Pemberdayaan Masyarakat di Era Globalisasi. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Azra, A. (2015). Pendidikan Islam: Tradisi dan Modernisasi. Jakarta: Logos.

Badan Pusat Statistik (2021). “Profil Pendidikan dan Pengabdian Masyarakat Desa”, Jurnal Statistik & Pembangunan, Vol. 8(2), hlm. 45–58.

Bappenas RI. (2020). Agenda Pembangunan Desa Berkelanjutan. Jakarta: Bappenas.

Chambers, R. (2014). Participatory Rural Appraisal (PRA): Analysis and Methods. London: Earthscan.

Damanik, E. D., & Rahman, F. (2019). “Model Pengelolaan Sampah Mandiri Berbasis Komunitas”, Jurnal Lingkungan Hidup, Vol. 15(1), hlm. 23–35. https://ejournal.lhk.go.id/index.php/JLH/article/view/2019

Departemen Kesehatan RI (2018). Pedoman Posyandu Terpadu. Jakarta: Departemen Kesehatan RI.

Effendi, W., & Putra, A. N. (2022). “Optimalisasi Peran Kader Posyandu dalam Meningkatkan Derajat Kesehatan Balita”, Jurnal Kesehatan Masyarakat, Vol. 10(3), hlm. 12–24. https://journal.unhas.ac.id/index.php/jkm/article/view/6882

Fahmi. (2017). Manajemen Program Pemberdayaan Masyarakat. Bandung: Alfabeta.

Hidayat, Z. (2020). “Inovasi Metode Pembelajaran TPA Berbasis Aktivitas Anak”, Jurnal Pendidikan Agama Islam, Vol. 9(1), hlm. 67–80. https://ejournal.uin-suka.ac.id/index.php/JPAI/article/view/2020

Ife, J. (2016). Community Development: Community-Based Alternatives in an Age of Globalization. 3rd ed. Australia: Pearson.

Iskandar, J. (2023). “Peran Seni Tari dalam Pembangunan Karakter Anak Desa”, Jurnal Seni dan Budaya, Vol. 12(2), hlm. 87–100. https://journal.isbi.ac.id/index.php/senbud/article/view/2234

KLHK RI. (2022). Laporan Pengelolaan Sampah Nasional. Jakarta: Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan.

Lestari, N. (2023). “Pengaruh Kegiatan Seni terhadap Keterampilan Sosial Anak Sekolah Dasar”, Jurnal Psikologi Pendidikan, Vol. 7(4), hlm. 111–125. https://journal.unes.ac.id/s1/jpp/article/view/4678

Mardikanto, T., & Soebiato, T. (2019). Pemberdayaan Masyarakat Pedesaan: Teori dan Aplikasi. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Ministry of Health RI. (2021). Profil Posyandu Indonesia. Jakarta: Kemenkes RI.

Nurdin, S., & Arif, M. (2018). “Strategi Implementasi KKN Berbasis Partisipatif di Desa”, Jurnal Pengabdian Masyarakat, Vol. 4(1), hlm. 51–68. https://journal.unp.ac.id/index.php/jpm/article/view/2238

Nurhayati, D. (2024). “Evaluasi Pemberdayaan Lingkungan Melalui RPS di Desa”, Jurnal Lingkungan dan Pemberdayaan, Vol. 2(1), hlm. 5–15. https://ejournal.stkipsiliwangi.ac.id/index.php/jlp/article/view/7890

Panggabean, R. (2017). Tata Kelola Desa Inovatif. Jakarta: Rajawali Press.

Peraturan Menteri Desa PDTT No. 4 Tahun 2021 tentang Pemberdayaan Masyarakat Desa.

Pratiwi, A. R. (2022). “Digitalisasi Pencatatan Kesehatan di Posyandu”, Jurnal Teknologi Kesehatan, Vol. 3(2), hlm. 45–59. https://jurnal.unej.ac.id/index.php/tekke/article/view/9212

Putri, W., & Sari, M. (2023). “Partisipasi Masyarakat dalam Pengelolaan Sampah di Desa”, Jurnal Pemberdayaan Sosial, Vol. 5(3), hlm. 33–49. https://journal.ipb.ac.id/index.php/jps/article/view/2045

Qomar, M. (2018). Metodologi Pengabdian Masyarakat. Yogyakarta: Penerbit Graha Ilmu.

Raharja, F., & Kumala, D. (2022). “Pendekatan Interaktif pada Pembelajaran TPA”, Jurnal Edukasi Islam, Vol. 11(1), hlm. 76–90. https://journal.uinsuka.ac.id/index.php/jei/article/view/6052

Rakhman, A. (2016). Metode Penelitian Partisipatif untuk Pengabdian Masyarakat. Malang: UB Press.

Ramadhan, M. T. (2025). “Integrasi Program Desa Ramah Lingkungan: Studi Kasus RPS dan Bank Sampah”, Jurnal Perubahan Sosial, Vol. 9(1), hlm. 19–36. https://journal.ugm.ac.id/jps/article/view/10912

Rini, S., & Utami, N. (2021). “KKN Tematik Pemberdayaan Desa dan Dampaknya”, Jurnal Pengabdian Terpadu, Vol. 6(2), hlm. 28–42. https://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/jpt/article/view/4412

Sari, T. P. (2019). Posyandu Sebagai Basis Pelayanan Kesehatan Masyarakat. Bandung: Mandar Maju.

Setiawan, B. (2020). Manajemen Program Desa Berkelanjutan. Surabaya: Unesa Press.

Suharto, E. (2017). Strategi Pemberdayaan Masyarakat Desa. Jakarta: Kencana.

Sugiyono. (2018). Metode Penelitian Pendidikan. Bandung: Alfabeta.

Susanti, L., & Wibowo, R. (2022). “Evaluasi Pembelajaran TPA di Lingkungan Pedesaan”, Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Islam, Vol. 4(2), hlm. 58–73. https://journal.unair.ac.id/jpki/article/view/12213

Utomo, S., & Haryanto, L. (2024). “Kajian Transformasi Sosial Berbasis Pemberdayaan Komunitas Desa”, Jurnal Sosiologi Pedesaan, Vol. 8(3), hlm. 99–110. https://ejournal.uns.ac.id/index.php/jsp/article/view/5891

Wahyudi, A. (2017). Seni dan Pendidikan Budaya di Era Milenial. Yogyakarta: Penerbit Ombak.

Yuliana, N. D., & Hardiani, S. (2023). “Seni Tari sebagai Media Pembentukan Karakter Anak”, Jurnal Pendidikan Seni, Vol. 10(1), hlm. 23–38. https://journal.isbi.ac.id/index.php/jps/article/view/4567

Downloads

Published

2026-02-28

How to Cite

mu’minin, Nashrul, Muhammad Alfian Mirza, Muhammad Ishak Rumwokas, Oktavianus Mandela Agom, Angela Febriani Saputri, Maria Febiola Jesika, Mariana Oni Bere, et al. “Transformasi Sosial Desa Ngampon Melalui KKN: Integrasi RPS, TPA, Seni Tari, Dan Posyandu Sebagai Pilar Pemberdayaan”. Gemi: Jurnal Penelitian dan Pengabdian 5, no. 2 (February 28, 2026): 198–211. Accessed March 10, 2026. https://jurnal.ucy.ac.id/index.php/gemi/article/view/3499.

Issue

Section

Articles