AoEJ: Academy of Education Journal
Volume 12 Nomor 1, Januari 2021
149
EVALUASI PEMBELAJARAN DARING TERHADAP MATA KULIAH
STATISTIKA IPA IAIN BENGKULU
Nahdiyah Sakina
1
Sri Nurmawati
2
Yuni Sarawati
3
dan Ahmad Walid
4
1, 2, 3, 4
Program Studi Ilmu Pengetahuan Alam, Institut Agama Islam Negeri Bengkulu
Jln, Raden Fatah, Kec. Selebar, Kel. Pagar Dewa, Kota Bengkulu 38211
1
Email: sakinahd[email protected]
2
3
4
Email: ahmadwalid@iainbenfkulul.ac.id
ABSTRAK
Penelitian ini bertujuan menjelaskan evaluasi pembelajaran daring terhadap mata kuliah statistika
IPA IAIN Bengkulu, penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan desain berupa google
formulir, penelitian melibatkan 20 mahasiswa semester 5 IPA IAIN Bengkulu yang telah
mengambil mata kuliah statistika. Penelitian ini menggunakan teknik evaluasi data dengan
menghitung persentase data dari setiap aspek indicator pertanyaan yang ada. Hasil penelitian ini
menunjukan bahwa evaluasi pembelajaran daring terhadap mata kuliah statistika semester 5 IAIN
Bengkulu dengan didapatkan skor persentase rata-rata berjumlah 48,7% dengan kriteria setuju.
Dari hal tersebut diharapkan kepada pembaca agar hasil penelitian ini dapat menjadi evaluasi atau
pembelajaran yang akan dilakukan selanjutnya mengenai pembelajaran mata kuliah statistika.
Kata kunci: Evaluasi, Daring, Statistika
ABSTRACK
This study aims to explain the evaluation of online learning of IAIN Bengkulu's science statistics
course. This study uses a descriptive method with a design in the form of a google form, the study
involved 20 students of the 5th semester of IAIN Bengkulu's IPA who had taken statistics courses.
This study uses data evaluation techniques by calculating the percentage of data from each aspect
of the indicators of the questions that exist. The results of this study indicate that the online
learning evaluation of the 5 semester IAIN Bengkulu statistics course obtained an average
percentage score of 48.7% with agreed criteria. From this, it is hoped that the reader will make the
results of this study an evaluation or learning that will be carried out further regarding the
learning of statistics courses.
Keyword: Evaluation, Online, Statistics
PENDAHULUAN
Akhir bulan Desember tahun 2019 seorang Dokter bernama Li mengidentifikasi
munculnya virus Corona pada seorang pasien yang berobat kepadanya. Li menyampaikan
hasil temuannya kepada Pemerintah Negara China, namun hal tersebut dianggap berita
bohong. Dari hal sederhana tersebut, terjadilah fenomena yang mengakibatkan suatu
pandemi baru untuk dunia. Virus Corona menyebar dengan pesatnya secara global dan
memberikan dampak langsung kepada 33 negara diberbagai belahan dunia yang terjangkiti
virus Corona. Dimana 33 negara yang terjangkiti virus Corona melaporkan terdapat 78.966
kasus kematian yang disebabkan oleh virus Corona pada awal tahun 2020 dan angka
AoEJ: Academy of Education Journal
Volume 12 Nomor 1, Januari 2021
150
kematian bertambah sekitar 2.468 kasus kematian setiap harinya karena virus Corona
(Khan & Fahad. 2020).
Awal pandemi terjadi disebabkan dari munculnya virus Corona (2019-nCoV) dikota
Wuhan, salah satu kota diNegara China, dimana individu yang terserang oleh virus Corona
mengalami pneumonia atau radang paru-paru, penumpukan cairan diparuparu, gangguan
pernafasan karena bocornya cairan diparu-paru, penurunan fungsi organ tubuh, khususnya
paru-paru, yang kemudian meninggal (Chen et/al. 2020).
Perguruan Tinggi yang belum siap melakukan pengajaran secara online. Berdasarkan
Surat Edaran Mendikbud RI No 3 Tahun 2020 tentang Pencegahan COVID-19 pada satuan
Pendidikan, semua pendidikan tinggi diIndonesia, mengambil langkah tegas atas himbauan
pemerintah untuk melakukan aktivitas belajar dari rumah. Walaupun masalah penerapan
Teknologi Informasi (TI) diPerguruan Tinggi diIndonesia adalah salah satu tema yang
menarik bagi para peneliti dan praktisi dalam disiplin ilmu Sistem Informasi sejak dua
dekade lalu (Irfan et/al, 2019).
Masa pandemi COVID-19 saat ini, hampir seluruh Perguruan Tinggi mempersiapkan
pelaksanaan metode pembelajaran online untuk seluruh mata kuliah dengan memanfaatkan
Learning Management System (LMS), (Perguruan Tinggi yang sudah terbiasa melakukan
kuliah jarak-jauh, belajar daring dengan memanfaatkan LMS adalah hal yang biasa
dilakukan tiap harinya). Melalui LMS, mahasiswa dapat mengakses materi perkuliahan,
discussion board melalui forum diskusi, chatroom, serta mengakses tugas kuliah yang
diberikan dosen. Melalui pembelajaran online, dosen juga dituntut untuk lebih kreatif
dalam memberikan materi pembelajaran yakni dengan membuat video pembelajaran dalam
bentuk tutorial yang diunggah diYoutube, memaksimalkan penggunaan Google Classroom,
Whats App Group dan aplikasi video konferensi seperti Zoom, Skype, Hangouts maupun
Webex (Wahyudi. 2020).
Pembelajaran daring merupakan sebuah inovasi pendidikan yang melibatkan unsur
teknologi informasi dalam pembelajaran (Mustofa et/al 2019). Bahwa Pembelajaran daring
merupakan sistem pendidikan jarak jauh dengan sekumpulan metoda pengajaran dimana
terdapat aktivitas pengajaran yang dilaksanakan secara terpisah dari aktivitas belajar,
pembelajaran daring diselenggarakan melalui jejaring internet dan web 2.0 (Alessandro,
2018), artinya bahwa penggunaan pembelajaran daring melibatkan unsur teknologi sebagai
sarana dan jaringan internet sebagai sistem. Pembelajaran daring telah banyak dilakukan
dalam konteks perguruan tinggi, terbukti dari beberapa penelitian yang menjelaskan hal
tersebut (Crews & Parker, 2017; Mather & Sarkans. 2018).
AoEJ: Academy of Education Journal
Volume 12 Nomor 1, Januari 2021
151
Pandemi Covid-19 menjadi persoalan multidimensi yang dihadapi dunia, hal tersebut
juga dirasakan dampaknya dalam sector pendidikan yang menyebabkan penurunan kualitas
belajar pada peserta didik (Sahu. 2020), masa darurat pandemik ini mengharuskan sistem
pembelajaran diganti dengan pembelajaran daring agar proses pembelajaran tetap
berlangsung (Sintema.2020), hal ini jelas mengubah pola pembelajaran yang
mengharuskan guru dan pengembang pendidikan untuk menyediakan bahan pembelajaran
dan mengajar siswa secara langsung melalui alat digital jarak jauh (Nations,U . 2020).
Perguruan Tinggi banyak membuat aplikasi berbasis Internet yang kenal dengan
istilah e-learning (baik dalam bentuk website dan aplikasi). Tidak hanya sampai disitu,
diperlukan juga pengembangan aplikasi sistem informasi berbasis internet yang mudah
untuk digunakan dari hari ke hari (Andrian & Fauzi, 2019). Pembelajaran daring
memberikan manfaat dalam membantu menyediakan akses belajar bagi semua orang,
sehingga menghapus hambatan secara fisik sebagai faktor untuk belajar dalam ruang
lingkup kelas (Riaz. 2018), bahkan hal tersebut dipandang sebagai sesuatu yang efektif
untuk diterapkan khususnya dalam perguruan tinggi.
Berdasarkan fungsi dan tujuan pendidikan nasional yang telah tertuang dalam UU
No.20 Tahun 2003 (Sisdiknas, pasal 3), pendidikan nasional berfungsi mengembangkan
kemampuan watak serta peradaban bangsa yang bermartabat dalam rangka mencerdaskan
kehidupan bangsa serta mengembangkan potensi peserta didik agar menjadi manusia yang
beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu,
cakap, kreatif, mandiri dan menjadi warga negara yang demokratis serta bertanggung
jawab (Mulyasa. 2007).
Menurut Suharsimi evaluasi adalah pengambilan keputusan terhadap sesuatu dengan
ukuran baik buruk dimana penilaian tersebut bersifat kualitatif (Suharsimi, 2009). Menurut
Widodo evaluasi digunakan untuk menilai apakah proses perkembangan cara berpikir
siswa telah berjalan semestinya dan apakah tujuan pendidikan telah dicapai dengan
program dan kegiatan-kegiatan yang telah dilakukan (Widodo. 2010).
METODE PENELITIAN
Jenis penelitian ini adalah quasi eksperimen dengan desain penelitian yang
digunakan yaitu google form. Penelitian quasi eksperimen merupakan jenis penelitian
dengan tujuan untuk mengetahui pengaruh perlakuan tertentu terhadap variabel-variabel
yang diteliti dan dalam kondisi yang dikendalikan (Sugiyono. 2017). Populasi pada
penelitian ini adalah mahasiswa yang mengambil mata kuliah statistika diperguruan tinggi
AoEJ: Academy of Education Journal
Volume 12 Nomor 1, Januari 2021
152
IAIN BENGKULU. Banyak mahasiswa yang mengambil mata kuliah statistika
memberikan keluhan terhadap sistem pembelajarannya yang daring.
Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik sampel jenuh, dalam penelitian ini
digunakan sampel jenuh karena hanya anggota populasi yang memenuhi persyaratan
penelitian yang dijadikan sampel (Sugiyono. 2017). Sehingga anggota populasi yang
diambil sebagai sampel yaitu tingkat mahasiswa mempunyai keluhan terhadap mata kuliah
statistika yang lakukan secara daring dengan fasilitas internet terbatas membuat
pemahaman mahasiswa kurang baik.
Aplikasi WhatsApp dan google classroom dijadikan wadah tempat berlangsungnya
proses perkuliahan daring, sehingga sampel dalam penelitian ini adalah mahasiswa. Data
minat belajar dikumpulkan menggunakan angket dan hasil belajar kognitif dikumpulkan
menggunakan tes yang disebarkan melalui google form. Angket minat dan tes hasil belajar
kognitif diberikan sebelum dan sesuda pembelajaran daring mata kuliah Statistika.
INSTRUMEN PENELITIAN
Identitas Responden:
Nama Responden:
No. Absen:
Assalamu’alaikum Wr. Wb.
Sebelumnya kami mengucapkan permohonan maaf apabila kegiatan yang kami lakukan
mengganggu aktivitas yang sedang dilakukan oleh Bapak/Ibu sekalian. Adapun kegiatan
yang kami lakukan adalah pengambilan data terkait dengan penyusunan jurnal kami yang
berjudul: “Evaluasi Pembelajaran Daring Terhadap Mata Kuliah Statistic IPA IAIN
Bengkulu”. Sehubungan dengan penilitian daring melalui google formulir yang telah kami
lakukan, maka diperoleh angket yang berisi hasil vote pada google formulir tersebut yang
terlampir dibawah ini.
Wassalamu’alaikum Wr. Wb.
Kesiapan Mahasiswa IPA IAIN Bengkulu Dalam Mengikuti Mata Kuliah Statistika secara
Daring
Tujuan dari pertanyaan dibawah ini adalah untuk mengetahui kondisi kesiapan mahasiswa
Dalam Mengikuti Mata Kuliah Statistika secara Daring.
Dengan item jawaban sebagai berikut:
SS: Sangat
Setuju KS: Kurang Setuju
S: Setuju
TS: Tidak Setuju
ST: Sangat Tidak Setuju
AoEJ: Academy of Education Journal
Volume 12 Nomor 1, Januari 2021
153
Tabel 1: Indikator penelitian
No
Pertanyaan
SS
KS
S
TS
ST
1.
Pembelajaran daring statistika membuat mahasiswa
kurang berpartisipasi dalam proses pembelajaran
sehingga menjadikan koneksi internet sebagai alas an
2.
Mahasiswa akan cepat bosan dan putus asa apabila
mengerjakan soal-soal materi distribusi frekuensi yang
sulit dipahami karena pada proses penyampaian materi
saat diskusi kurang
3.
Stimulus yang diberikan dosen untuk mahasiswa kurang
berperan pada saat proses pembelajaran berlangsung
karena sebagian mahasiswa tidak memperhatikan
pembelajaran pada proses kuliah daring
4.
Mahasiswa dengan fasih menjelaskan kembali materi
mengenai tahapan penyusunan instrument pada mata
kuliah statistic
5.
Dengan kuliah daring materi dan bahan rdiskusi bisa
disimpan mahasiswa sehingga mereka bisa
menyelesaikan soal-soal latihan statistika sambil
mengulang dan membaca materi
6.
Dalam pembelajaran statistika saya selalu memahami
tugas atau instruksi yang diberikan dosen
7.
Jika ada tugas yang diberikan dosen saya selalu bisa
menjawab dan mengerjakannya baik deskrifsi maupun
hitungan
8.
Seluruh materi yang ada pada mata kuliah statistika
dapat saya pahami dengan mudah
9.
Menurut saya perkuliahan daring lebih efektif daripada
tatap muka karena lebih menstimulus semangat belajar
tanpa gangguan kebisingan pada suasana kelas
10.
Rumus atau hitungan yang dipresentasikan melalui
daring seperti WAG lebih mudah dipahami daripada
tatap muka
HASIL DAN PEMBAHASAN
Penelitian ini dilakukan berdasarkan pengumpulan data pada angket dalam bentuk
membuat kuisioner dalam google form. Dan untuk mengetahui persentase skor dari hasil
yang diperoleh penelitian yang telah dilakukan menggunakan rumus sebagai berikut:
AoEJ: Academy of Education Journal
Volume 12 Nomor 1, Januari 2021
154
Tabel 2: Kriteria Interprestasi Skor
Keterangan
Persentase
Sangat setuju
80% - 100%
Kurang setuju
60% - 79,99%
Setuju
40% - 59,99%
Tidak setuju
20% - 39,99%
Sangat tidak setuju
0% - 19,99 %
Grafik 1: Hasil Persentase Respondent
Tabel 4: Hasil Respondent
No
Pertanyaan
Sangat
setuju
Kurang
setuju
Setuju
Tidak
setuju
Sangat
tidak
setuju
1.
Pertanyaan 1
20,08%
12,05%
58,03%
0%
0%
2.
Pertanyaan 2
45,08%
12,05%
41,07%
0%
0%
3.
Pertanyaan 3
33,03%
12,03%
41,07%
12,05%
0%
4.
Pertanyaan 4
0%
58,03%
16,07%
20,08%
0%
5.
Pertanyaan 5
0%
29,02%
50,00%
8,03%
8,03%
6.
Pertanyaan 6
0%
50.00%
29,02%
8,03%
8,03%
7.
Pertanyaan 7
0%
58,03%
25,00%
0%
12,05%
8.
Pertanyaan 8
0%
37,05%
8,03%
41,07%
12,05%
9.
Pertanyaan 9
0%
16,07%
12,05%
33,03
37,05%
10.
Pertanyaan 10
0%
29,02%
0%
25,05%
41,07%
0,00%
20,00%
40,00%
60,00%
80,00%
100,00%
120,00%
sangat tidak setuju
tidak setuju
setuju
kurang setuju
sangat setuju
AoEJ: Academy of Education Journal
Volume 12 Nomor 1, Januari 2021
155
Maka skor hasil presentase yang diperoleh dari pengumpulan data dalam bentuk
kuisioner dalam google form diperoleh data sebagai berikut:
Tabel 3: Hasil Rata-Rata Respondent Penelitian
No
Aspek
Persentase
Kriteria
1.
Pembelajaran daring statistika membuat mahasiswa
kurang berpartisipasi dalam proses pembelajaran
sehingga menjadikan koneksi internet sebagai alas an
58,03%
Setuju
2.
Mahasiswa akan cepat bosan dan putus asa apabila
mengerjakan soal-soal materi distribusi frekuensi yang
sulit dipahami karena pada proses penyampaian materi
saat diskusi kurang
45,08%
Sangat
Setuju
3.
Stimulus yang diberikan dosen untuk mahasiswa kurang
berperan pada saat proses pembelajaran berlangsung
karena sebagian mahasiswa tidak memperhatikan
pembelajaran pada proses kuliah daring
41,07%
Setuju
4.
Mahasiswa dengan fasih menjelaskan kembali materi
mengenai tahapan penyusunan instrument pada mata
kuliah statistic
58,03%
Kurang
Setuju
5.
Dengan kuliah daring materi dan bahan diskusi bisa
disimpan mahasiswa sehingga mereka bisa
menyelesaikan soal-soal latihan statistika sambil
mengulang dan membaca materi
50%
Setuju
6.
Dalam pembelajaran statistika saya selalu memahami
tugas atau instruksi yang diberikan dosen
50%
Kurang
setuju
7.
Jika ada tugas yang diberikan dosen saya selalu bisa
menjawab dan mengerjakan baik deskriptif maupun
hitungan
58,03%
Kurang
setuju
8.
Seluruh materi yang ada pada mata kuliah statistika
dapat saya pahami dengan mudah
41,07%
Tidak
setuju
9.
Menurut saya perkuliahan daring lebih efektif daripada
tatap muka karena lebih menstimulus semangat belajar
tanpa gangguan kebisingan pada suasana kelas
37,05%
Sangat
tidak
setuju
10.
Rumus atau hitungan yang dipresentasikan melalui
daring seperti WAG lebih mudah dipahami daripada
tatap muka
41,07%
Sangat
tidak
setuju
Rata- rata
48,7%
Setuju
Jumlah sempel yang menjadi responden dalam penelitian ini yaitu ada 20 mahasiswa.
Karena penerapan pembelajaran daring statistic dengan menggunakan aplikasi tidak
mendapat kemudahan bagi peserta didik untuk memahami pelajaran, walaupun dengan
adanya teknologi dibidang pendidikan memberikan kemudahan bagi mahasiswa dan dosen
dalam kegiatan pembelajaran, apalagi dalam pembelajaran statistic sebagaimana yang
dikemukakan oleh Djamarah bahwa pembelajaran yang didukung dengan menggunakan
media pembelajaran lebih diutamakan untuk meningkatkan mutu belajar mengajar dan
membantu untuk menangkap materi yang diajarkan (Djamarah. 2008).
AoEJ: Academy of Education Journal
Volume 12 Nomor 1, Januari 2021
156
Dengan kata lain, pembelajaran yang didukung dengan penggunaan media
pembelajaran daring statistic tidak memungkinkan. Pembelajaran daring biasanya lebih
mengarah pada system mata kuliah yang kualitatif namun tidak dibidang kuantitatif.
Menurut Husamah bahwa jika jaringan kurang memadahi, maka akan berpengaruh pada
pembelajaran yang dilaksanakan, sehingga hal tersebut akan menjadi tidak efektif.
Menurut teori pembelajaran daring mempunyai kelebihan yaitu dapat menjadikan
peserta didik lebih aktif dan dapat meningkatkan keterlibatan peserta didik dibidang
pembahasan tentang kualitatif, sedangkan kuantitatif berupa hitungan seperti statistic lebih
efektif dilakukan secara langsung atau tatap muka.
SIMPULAN
Berdasarkan hasil analisis data yang telah dilakukan dalam bentuk angket berupa
sebuah media google formulir, maka dapat ditarik kesimpulan bahwa dari sepuluh
pertanyaan yang telah dijawab oleh mahasiswa IPA IAIN Bengkulu yang mempunyai mata
kuliah statistika maka skor rata-rata persentase dari data tersebut yaitu 48,7% termasuk
kriteria setuju. Hal tersebut tidak dapat dikatakan bahwa pembelajaran daring statistika
tidak efektif, karena persentase yang ditunjukkan itu termasuk kriteria yang setuju. Jadi
dalam pembelajaran daring jaringan merupakan salah satu faktor penentu keefektifan
belajar yang terlaksana karena jika jaringan kurang memadahi maka akan berpengaruh
pada pembelajaran sehingga hal tersebut menjadi tidak efektif.
SARAN
Peneliti berharap agar jurnal ini dapat menjadi suatu media sebagai evaluasi
pembelajaran yang akan dilakukan pembaca untuk penelitian-penelitian selanjutnya dan
yang akan datang.
DAFTAR PUSTAKA
Alessandro, B. 2018. Digital Skills and Competence, and Digital and Online Learning.
Turin: European Training Foundation.
Andrian, R. & Fauzi, A. 2019. Security Scanner for Web Applications Case Study:
Learning Management System. Jurnal Online Informatika, 4(2), 6368.
https://doi.org/10.15575/join.
Chen, N. dkk. 2020. Epidemiological and clinical characteristics of 99 cases of 2019 novel
coronavirus pneumonia in Wuhan. China: a descriptive study. The Lancet,
395(10223), 507513. https://doi.org/10.1016/S0140-6736(20)30211-7.
AoEJ: Academy of Education Journal
Volume 12 Nomor 1, Januari 2021
157
Crews, J. & Parker, J. 2017. The Cambodian Experience: Exploring University Students’
Perspectives for Online Learning. Issues in Educational Research, 27(4), 697719.
Djmarah, S. 2008. Psikologo Belajar.Jakarta: Rineka Cipta.
Irfan, M. dkk. 2019. The readiness model of information technology implementation
among universities in Indonesia. Journal of Physics: Conference Series, 1175(1).
https://doi.org/10.1088/1742-6596/1175/1/012267.
Khan, N. & Fahad, S. 2020. Critical Review of the Present Situation of Corona Virus in
China. SSRN Electronic Journal, April. https://doi.org/10.2139/ssrn.3543177.
Mulyasa, E. 2007. Standar Kompetensi Sertifikasi Guru. Bandung: PT. Remaja Rosda
Karya.
Mustofa, M. dkk. 2019. Formulasi Model Perkuliahan Daring sebagai Upaya Menekan
Disparitas Kualitas Perguruan Tinggi. Walisongo Journal of Information
Technology, 1(2), 151. https://doi.org/10.21580/wjit.2019.1.2.4067.
Nations, United. 2020. Policy Brief : The Impact of on children. USA: United Nations.
Purwanto, A. dkk 2020. Studi eksploratif dampat pandemi COVID-19 terhadap proses
pembelajaran online disekolah dasar. Journal of Education, Psychology and
Counseling, 2(1), 1-12.
Riaz, A. 2018. Effects of Online Education on Encoding and Decoding Process of Students
and Teachers. International Conference E-Learning, 4248.
Sahu, P. 2020. Closure of Universities Due to Coronavirus Disease 2019 (COVID-19):
Impact on Education and Mental Health of Students and Academic Staff. Cureus,
2019(April). https://doi.org/10.7759/cureus.7541.
Sintema, E. J. 2020. Effect of COVID-19 on the Performance of Grade 12 Students:
Implications for STEM Education. Eurasia Journal of Mathematics, Science and
Technology Education, 16(7), 16. https://doi.org/10.29333/ejmste/7893.
Sugiyono. 2017.Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, Dan R&D. Bandung: PT.
Alfabet.
Suharsimi. 2009. Dasar-Dasar Evaluasi Pendidikan. Jakarta: Bumi Aksara.
Tinmaz, H. & Lee, J. H. 2019. A Preliminary Analysis on Korean University Students’
Readiness Level for Industry 4.0 Revolution. Participatory Educational Research
(PER), 6(1), 7083. https://doi.org/http://dx.doi.org/10.17275/per.19.6.6.1.
Wahyudi, M. 2020. Covid-19 dan Potret Pembelajaran berbasis E-learning. Diambil pada
tanggal 8 April, 2020, dari website:
https://republika.co.id/berita/q8gkaa374/covid19-dan-potret-pembelajaran-
berbasiselearning.
Widodo. 2010. Analisis Kebijakan publik. Malang: Bumi Aksara.