mengupayakan peningkatan kemampuan untuk mencapai tujuan atau hasil yang diinginkan.
Mampu membuat keputusan yang masuk akal guna memperbaiki kualitas dan hasil kerjanya.
Sebagai aktor perubahan mereka menjiwai nilai kolaboratif, semangat pembelajaran tim
sehingga mampu mengomunikasikan pentingnya keberpihakkan pada murid (Dharma, 2020)
2020).
Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan oleh (Mansyur, 2022), Guru Penggerak
adalah pendidik profesional yang memiliki kemampuan akademik dan peranannya sangat
penting dalam proses pembelajaran serta sebagai figur transformasional ilmu pengetahuannya
menjadi patron figur atau panutan bagi peserta didik. Peranan Guru Pengerak sebagai
pendorong pembelajaran bermutu yang berpusat pada peserta didik dan mendorong
pemberdayaan guru lain untuk melaksanakan proses pembalajarn yang sama (Petrus Rafael,
2022).
Menurut (Surahman et al., 2022), Guru Penggerak perlu memiliki motivasi dan
kompetensi untuk memimpin, berinovasi, dan mendorong perubahan. Sebagai pemimpin dalam
pembelajaran, guru harus mampu merancang rencana pembelajaran, menyampaikan materi
kepada siswa, serta mengajar dan mengelola pembelajaran secara efektif dengan memanfaatkan
teknologi yang tersedia. Selain itu, Guru Penggerak diharapkan mampu berinovasi, bekerja
dengan antusias, dan menjalin hubungan yang harmonis antara guru, sekolah, dan komunitas
yang lebih luas. Dengan demikian, guru dapat menjadi pemimpin pembelajaran yang inspiratif
sekaligus agen perubahan yang berdampak.
Menurut hasil penelitian (Mulyati et al., 2024), Guru Penggerak berperan sebagai
panutan sekaligus penggerak perubahan dalam ekosistem pendidikan untuk mewujudkan profil
Pelajar Pancasila. Sebagai pemimpin dalam bidang akademik dan agen perubahan yang mampu
memotivasi, mempengaruhi serta membimbbing rekan kerjanya. Guru Penggerak selama
menjalani pendidikan ditempa dengan ilmu kepemimpinan yang meliputi filosofi Ki Hajar
Dewantara, mempu mengaplikasikan nilai-nilai tersebut sebagai perannya. Sebagai penggerak
perubahan, Guru Penggerak mampu menerapkan strategi kepemimpinan dalam pembelajaran,
merumuskan visi pribadi dan visi sekolah yang berorientasi pada kepentingan siswa, serta
menyampaikan visi tersebut secara efektif kepada sesama guru, pemangku kepentingan, siswa,
dan orang tua.
Berdasarkan temuan penelitian yang dilakukan pada 3 orang Guru Penggerak ditingkat
Sekolah Dasar memberikan dampak yang baik pada mutu pembelajaran. Kosistensi para
pemimpin pembelajaran dalam mengimplentasikan ilmu yang sudah didapatkan selama
mengikuti Pendidikan Program Pendidikan Guru Penggerak memberikan warna baru dalam
menciptakan pembelajaran yang berpihak pada murid. Sebagai motor penggerak berperan besar
dalam menentukan keberhasilan sekolah dan sebagai pemimpin yang berkualitas mampu
bersinergi dengan elemen apapun di dalam dunia Pendidikan (Dharma, 2020).
4. Kesimpulan
Guru penggerak memegang peranan yang sangat penting dalam meningkatkan mutu
pembelajaran di Sekolah Dasar. Empat fungsi utamanya yaitu sebagai pemimpin pembelajaran,
agen pembaruan, pendidik profesional, dan penggerak komunitas praktisi. Sebagai mesin
penggerak Pendidikan mereka berhasil menciptakan pembelajaran yang berpusat pada murid,
mengadopsi inovasi, dan membangun kolaborasi dengan komunitas pendidikan. Namun, masih
terdapat kendala seperti keterbatasan sumber daya, resistensi dari rekan kerja, dan kurangnya
pemahaman mendalam terhadap tugas dan tanggung jawab Guru Penggerak. Cara mengatasi
kendala tersebut adalah adalanya dukungan dari pemerintah berupa penyediaan fasilitas,
pelatihan berkelanjutan, dan kebijakan yang memperkuat peran Guru Penggerak. Sekolah
diharapkan meningkatkan kolaborasi antar pendidik untuk berbagi praktik baik, sementara Guru