Kedudukan Tanda Tangan Elektronik dalam Perjanjian
Analisis Yuridis Menurut Undang-Undang Jabatan Notaris
DOI:
https://doi.org/10.47200/awtjhpsa.v6i1.3851Keywords:
Electronic Signature, Agreement, Notary OfficeAbstract
Electronic signatures have obtained legal recognition under the Information and Electronic Transactions Law; however, their implementation raises legal issues regarding the authority of Notaries in executing authentic deeds. This normative legal research, utilizing statutory and conceptual approaches, aims to analyze the legal status of electronic signatures and their implications for Notarial authority under the Notary Act. The findings reveal a norm conflict between the reliability of electronic documents and the formal principles of authentic deeds, which mandate the physical presence of the parties (verlijden) and wet signatures. This inconsistency creates a legal dilemma and vulnerability for Notaries in exercising cyber notary functions. This study recommends regulatory harmonization, the strengthening of technical provisions for cyber notary, and the formulation of operational guidelines to ensure legal certainty.
Downloads
References
Abdulkadir Muhammad, 2000, Hukum Perdata Indonesia, Cet.3, Citra Aditya Bakti, Bandung.
Amanda, C. G., Desty, A. A., & Laurencia, S., 2025, Keabsahan Akta Jual Beli sebagai Akta Autentik yang Dibuat oleh Notaris dengan Adanya Penyalahgunaan Keadaan (Misbruik Van Omstandigheden), Jurnal Hukum Lex Generalis, 6(9).
Amin, M. N. K. A., Imroatun, Santoso, F. S., Rahayu, S. H., & Chemo, S. (2025). Parenting Styles For Urban Married Couples Who Married Under Age. Proceeding of International Conference on Islamic Education and Science Development, 3(1), Article 1.
Amin, M. R., Nakiyah, J., & Ramadhani, N. R., 2025, Etika Notaris: Kepribadian, Pelayanan, Tugas, Wewenang, Dan Penegakan Kode Etik, Journal Sains Student Research, 3(2), hal. 655-664.
Arben, A., & Utama, A. S., 2024, Kedudukan Akta Notaris Sebagai Akta Autentik Dalam Hukum Perdata Berdasarkan Undang-Undang Jabatan Notaris,Andrew Law Journal, 3(1), hal. 1-11.
Asikin, Zainal, 2012, Pengantar Tata Hukum Indonesia, Rajawali Pers, Jakarta.
Bambang Sunggono, 2001, Metodologi Penelitian Hukum, PT. RajaGrafindo Persada, Jakarta.
Barkatullah, Abdul Prasetyo, Halim Teguh, 2005, Bisnis E-Commerce Studi Sistem Keamanan dan Hukum di Indonesia, Pustaka Pelajar, Jakarta.
Borman, M. S., 2019, Kedudukan Notaris Sebagai Pejabat Umum Dalam Perspektif Undang-Undang Jabatan Notaris, Jurnal Hukum dan Kenotariatan, 3(1), hal. 74-83.
Cindy Nathasya Wattimena, 2021, Perlindungan Hukum Bagi Notaris Dengan Adanya Itikad Buruk Penghadap Yang Memberikan Keterangan Tidak Sebenarnya, Universitas Islam Indonesia, Yogyakarta.
Dalfi, A., 2020, Praktik Pemberian Salinan Akta Oleh Notaris Yang Minuta Aktanya Belum Ditandatangani Secara Lengkap, Al-Hurriyah: Jurnal Hukum Islam, 5(1), hal. 69-78.
Danriyanto Budhijanto, 2016, Revolusi Cyberlaw Indonesia: Pembaruan dan Revisi UU ITE, PT. Refika Aditama, Bandung.
Dendy Ari Galuh Pasiwi, 2021, Keabsahan Tanda Tangan Elektronik Dalam Polis Elektronik Serta Kekuatan Pembuktiannya Dalam Perspektif Hukum Pembuktian, Juris and Society: Jurnal Ilmiah Sosial dan Humaniora, 1(1), hal. 132.
Deviana Yuanitasari, 2017, The Role of Public Notary in Providing Legal Protection on Standard Contracts for Indonesian Consumers, Sriwijaya Law Review, 1(2), hal. 180.
Dewi, dkk., 2024, Tanda Tangan Elektronik Sebagai Solusi Hukum Perikatan Dalam Era Digital Di Indonesia, Grafika Utama, Jakarta.
Dimas Almansyah dan Mohamad Fajri Mekka Putra, 2022, Tanggungjawab Notaris dalam Pembuatan Akta Para Pihak di Bawah Tekanan dan Paksaan, Jurnal USM Law Review, https://doi.org/10.26623/julr.v5i2.5728.
Eddy O.S. Hiariej, 2012, Teori dan Hukum Pembuktian, Penerbit Erlangga, Jakarta.
Edmon Makarim, 2013, Notaris dan Transaksi Elektronik, Rajawali Press, Jakarta.
Edmon Makarim, 2014, Notaris dan Transaksi Elektronik: Kajian Hukum Tentang Cybernotary atau Elektronik Notary, PT. Raja Grafindo Persada, Jakarta.
Elly Erawati dan Herlien Budiono, 2010, Penjelasan Hukum Tentang Kebatalan Perjanjian, Nasional Legal Reform Program, Jakarta.
Emma Nurita, 2012, Cyber Notary: Pemahaman Awal Dalam Konsep Pemikiran, Refika Aditama, Bandung.
Endang Purwaningsih, 2010, Hukum Bisnis, Ghalia Indonesia, Bogor.
Garmana, D. H., Sugihartiawan, A., Nuraeni, N., Rahayu, R. A., Megayani, S., Yulaeha, Y., & Aziz, T., 2022, Efektivitas Program Tanda Tangan Elektronik di Diskominfosanditik Kabupaten Sumedang, JRPA-Journal of Regional Public Administration, 7(1), hal. 49-55.
Habib Adjie, 2008, Sanksi Perdata dan Administrasi Terhadap Notaris Sebagai Pejabat Publik, PT. Refika Aditama, Bandung.
Habib Adjie, 2011, Kebatalan dan Pembatalan Akta Notaris, Refika Aditama, Bandung.
Habib Adjie, 2014, Sanksi Perdata dan Administratif Terhadap Notaris sebagai Pejabat Publik, Cet. 2, Refika Aditama Press, Bandung.
Habib Adjie, 2015, Bernas-Bernas Pemikiran di Bidang Notaris dan PPAT, dikutip dalam Septinierco Agraperta, Anotasi Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 49/PUU-X/2012, Program Studi Magister Kenotariatan, Fakultas Hukum, Universitas Sriwijaya, Palembang.
Handoko, W., & Efendi, B., 2023, Legal Basis of Duties and Functions of Notary in Performing Tasks, Russian Law Journal, 11(3), hal. 323-330.
Hernoko, Agus Y., 2019, Hukum Perjanjian, Prenada Media, Jakarta.
Ida Bagus Putu Pramarta Wibawa, 2018, Penggunaan Tanda Tangan Berubah-ubah Oleh Penghadap di Dalam Pembuatan Akta Notaris, Acta Comitas, 3(3), hal. 463.
Kitab Undang-Undang Hukum Perdata.
Kumalasari, D., & Ningsih, D. W., 2018, Syarat Sahnya Perjanjian Tentang Cakap Bertindak Dalam Hukum Menurut Pasal 1320 Ayat (2) KUH Perdata.
Maulidin, M., Santoso, F. S., Priambodo, E., Purwanto, R., & Winarni, H. (2025). Kegunaan Filsafat Ilmu Pada Pengembangan Scientific Method dalam Ilmu Hukum. Asas Wa Tandhim: Jurnal Hukum, Pendidikan Dan Sosial Keagamaan, 4(1), 35–46. https://doi.org/10.47200/AWTJHPSA. V4I1.2735
Mayasari, Y., 2022, Kedudukan Hukum Tanda Tangan Elektronik, Jurnal Teknologi Informasi.
Naim, Muh. R., Santoso, F. S., Mursal, & Sanjaya, M. I. (2025). Ekonomi Syariah Sebagai Kajian. Afasa Pustaka.
Nanda Amalia, 2013, Hukum Perikatan, Unimal Press, Lhokseumawe.
Nur Sa'adah, 2018, Akibat Hukum Pembuktian Perjanjian Tidak Tertulis (Analisis Putusan Nomor 373/Pdt.G/2016/PN Mdn), Pamulang Law Review, 1(2), hal. 41.
Peraturan Menteri Komunikasi dan Informatika Nomor 11 Tahun 2018 tentang Penyelenggaraan Sertifikasi Elektronik.
Peraturan Pemerintah Nomor 71 Tahun 2019 tentang Penyelenggaraan Sistem dan Transaksi Elektronik.
Peter Mahmud Marzuki, 2008, Pengantar Ilmu Hukum, Kencana Perdana Media Group, Jakarta.
Pradina, S. Y., 2025, Application Of The Principle Of Prudence and Precision For Notaries in Making Deeds (Study At The Notary Office of Herny Wahdaniyah Wahab, SH, MKn), Sosioedukasi: Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan dan Sosial, 14(3), hal. 1704-1715.
R. Subekti dan R. Tjitrosudibio, 2009, Kitab Undang-Undang Hukum Perdata, PT. Pradnya Paramita, Jakarta.
Ratna Artha Windari, 2014, Hukum Perjanjian, Cet. 1, Graha Ilmu, Yogyakarta.
Rizki Dermawan, 2021, Pemanfaatan Tanda Tangan Digital Tersertifikasi di Era Pandemi, Rewang Rencang: Jurnal Hukum Lex Generalis, 2(8), hal. 764.
Rusdianto Sesung, dkk., 2017, Hukum Dan Politik Hukum Jabatan Notaris, R.A. De Rozarie, Surabaya.
Santoso, F. S. (2025). Sistem Pengawasan Dan Audit Syariah. In W. Yuliani (Ed.), Manajemen Bisnis Syariah. Lingkar Edukasi Indonesia.
Santoso, F. S., Amin, M. N. K. A., Musaropah, U., Subari, S., & Hartatik, H. (2024). Pendidikan Nilai Trilogi Syarikat Islam Dalam Pembentukan Kecendekiawanan Kebangsaan: Studi Kualitatif Pada Program Studi Hukum Keluarga Universitas Cokroaminoto Yogyakarta. Gemi: Jurnal Penelitian Dan Pengabdian, 3(2), 126–137. https://doi.org/10.47200/ gemi.v3i2.3880
Santoso, F. S., Takahashi, H., & Reyes, M. C. (2025). Islamic Philanthropy 5.0: Harnessing Big Data And AI For Zakat, Waqf, And Infaq Optimization. Journal Islamic Economic Minangkabau, 3(4), Article 4. https://doi.org/10.70177/jiem.v3i4.2623
Sihombing, L. B., 2020, Keabsahan Tanda Tangan Elektronik Dalam Akta Notaris, Jurnal Education and Development, 8(1), hal. 134.
Sinaga, N. A., 2018, Peranan Asas-Asas Hukum Perjanjian Dalam Mewujudkan Tujuan Perjanjian, Binamulia Hukum, 7(2), hal. 107-120.
Soemarno Partodihardjo, 2009, Tanya Jawab Sekitar Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 Tentang Informasi dan Transaksi Elektronik, Gramedia Pustaka Utama, Jakarta.
Soerjono Soekanto & Sri Mamudji, 2001, Penelitian Hukum Normatif (Suatu Tinjauan Singkat), Rajawali Pers, Jakarta.
Subekti, 1987, Hukum Perjanjian, Intermasa, Jakarta.
Suginam, Hasibuan, A., Sarwoto, Suyar, A. S., Lubis, A. S., Putra, A. P., Ariffin, M., Bhastary, M. D., Sani, C., Wijiharta, W., Santoso, F. S., & Rahayu, A. (2025). Manajemen Bisnis Syariah (W. Yuliani, Ed.). Lingkar Edukasi Indonesia.
Surur, N., Talli, A. H., Muthmainnah, Ali, A. M., Rizal, S. S., Ilyas, M., Santoso, F. S., Khalidah, N., Maryani, Hasbullah, Jainuddin, Hasan, Abidin, Z., Fahrullah, A. F., & Zaidah, Y. (2026). Hukum Perdata Islam (Faradika, Ed.). Metro Press Indonesia.
Tarigan, J., 2021, Akibat Hukum Tanda Tangan Elektronik Dokumen Digital Dalam Pembuktian Perdata, Jurnal Rechten: Riset Hukum dan Hak Asasi Manusia, 3(3), hal. 41-46.
Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik.
Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2014 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 30 Tahun 2004 tentang Jabatan Notaris.
Wati, T., 2023, Kekuatan Hukum dan Aspek Keamanan Dalam Tanda Tangan Elektronik, Journal Sains Student Research, 1(1), hal. 752-762.
Wawan Tunggal Alam, 2001, Hukum Bicara Kasus-Kasus Dalam Kehidupan Sehari-hari, Milenia Populer, Jakarta.
Wirjono Prodjodikoro, 2011, Asas-Asas Hukum Pidana di Indonesia, Refika Aditama, Bandung.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Sri Iin Hartini, Salesius Jemaru, Alexandra Ivona Amdpar

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.





