Strategi KUA dalam Sosialisasi Dampak Negatif Pernikahan Usia Dini bagi Remaja di Desa Simpang Marbau
DOI:
https://doi.org/10.47200/awtjhpsa.v5i2.3483Keywords:
Early marriage, strategy, Office of Religious Affairs (KUA), socializationAbstract
This study aims to determine the strategy of the KUA in socializing the negative impacts of early marriage for teenagers in Simpang Marbau Village, Na lX-X District, North Labuhanbatu Regency. Law No. 16 of 2019 concerning has set the minimum age of marriage to 19 years for men and women. The method used is qualitative with descriptive analysis. The data collection technique used is interview observation. The results obtained in this study are that the KUA strategy is guidance for school-aged teenagers, socialization during premarital guidance, community-based education socialization through social campaign media and digital literacy, local transformation applied in socializing the negative impacts of early marriage.
Downloads
References
Aizied, R. (2018). Fiqih Keluarga Terlengkap. Yogyakarta: Laksana
Aliyah, N. O., & Wulandari, A. (2024). Factors Causing Early Marriage. Indonesian Multidisciplinary Journal, 3(12), 4579–4585.
Amin, M. N. K. A., Imroatun, Santoso, F. S., Rahayu, S. H., & Chemo, S. (2025). Parenting Styles For Urban Married Couples Who Married Under Age. Proceeding of International Conference on Islamic Education and Science Development, 3(1), Article 1.
Arimurti, I., & Nurmala, I. (2017). Analisis pengetahuan perempuan terhadap perilaku melakukan pernikahan usia dini di Kecamatan Wonosari Kabupaten Bondowoso. The Indonesian Journal of Public Health, 12(2), 249-262.
Asrianto, L., Hamim, K., & Wathoni, L. M. N. (2025). Peranan Hukum Keluarga Islam Di Indonesia Dalam Mencegah Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT). Asas Wa Tandhim: Jurnal Hukum, Pendidikan Dan Sosial Keagamaan, 4(2), 261–274. https://doi.org/ 10.47200/AWTJHPSA.V4I2.2872
Astuti, E., Maryani, H., Sutatno, N., Zaenuri, A., Budiasih, S., Iqbal, M. J., Sunarsih, S., & Arifin, Z. (2024). Kedudukan Kantor Urusan Agama Dalam Pernikahan Warga Muslim di Indonesia. Asas Wa Tandhim: Jurnal Hukum, Pendidikan Dan Sosial Keagamaan, 3(2), 181–190.
Barney, J. B., & Hesterly, W. S. (2019). Manajemen Strategis dan Keunggulan Kompetitif: Konsep dan Studi Kasus (edisi ke-6). Pearson.
Bouma, G. D., & Ling, R. (2019). Proses penelitian. Oxford University Press.
Dalimunthe, MA., Syam, AM., Suhendar, A., & Al-Mujtahid, NM. (2024). Dekonstruksi Budaya Siber Islam: Mengurangi Rasa Rendah Diri dan Budaya Pembatalan di Ruang Virtual. Opini: Jurnal Komunikasi Dan Ilmu Sosial 1 (2), 12-26
Dalimunthe, MA., Syam, AM., Suhendar, A., & Ritonga, AR. (2024). Mengoptimalkan Peraturan Daerah dalam Menciptakan Keseimbangan Kesehatan Manusia dan Kelestarian Lingkungan. Kolaborasi: Jurnal Multidisiplin 1 (1), 1-12.
Dasopang, I. A., Fitri, M., Rangkuti, M. I., Siregar, H. S., Safitri, D., Utami, F., Afosma, C. L., Putri, H., Mahfira, S., Rambe, M., Azim, S., & Fitriani, F. (2022). Penerapan Pelayanan Kantor Urusan Agama di Kecamatan Batang Kuis. Journal of Islamic Education, 7(2), Article 2. https://doi.org/10.52615/jie.v7i2.247
Dini, A. Y. R., & Nurhelita, V. F. (2020). Hubungan pengetahuan remaja putri tentang pendewasaan usia perkawinan terhadap risiko pernikahan usia dini. Jurnal Kesehatan, 11(1), 50-59.
Dwinanda, A. R., Wijayanti, A. C., & Werdani, K. E. (2015). Hubungan antara pendidikan Ibu dan pengetahuan responden dengan pernikahan usia dini. Jurnal Kesehatan Masyarakat Andalas, 10(1), 76-81.
Ezzy, D. (2013). Analisis kualitatif. Routledge.
Fadhil, M., & Abdurrahman, Z. (2023). Upaya Penyuluh Agama Islam Dalam Mengurangi Pernikahan Usia Dini di Binjai Selatan. Nuansa Akademik: Jurnal Pembangunan Masyarakat, 8(2), 311–328. https://doi.org/10.47200/jnajpm.v8i2.1735
Fadli, M. R. (2021). Memahami Desain Metode Penelitian Kualitatif. 21(1), 22.
Fadlyana, E., & Larasaty, S. (2016). Pernikahan usia dini dan permasalahannya. Sari Pediatri, 11(2), 136-141.
Fatawa, M. M. (2018). Peran Kantor Urusan Agama (KUA) Dalam Meminimalisir Pernikahan Dini. (Studi Kasus di KUA Kecamatan Mranggen Kabupaten Demak). Universitas Islam Negeri Walisongo.
Fauzan, M. Et.al. (2024). Paradigma Ekonomi Dalam Surah An-Nisa Ayat 6: Perspektif Tafsir dan Implementasinya. Jurnal Ekonomi dan Perbankan Syariah. 9 (2).
Hardianty, Rima., Nunung. (2020). Faktor Penyebab Terjadinya Pernikahan Dini Pada Perempuan. Jurnal Pekerjaan Sosial, 3(2).
Hermawan, T., Rahayu, S. H., Imroatun, I., Umayah, U., Fitriah, D., & Rojifah, E. (2025). Introduction of Currency to Stimulate Numeracy Skills in Kindergarten. As-Sibyan: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 10(1), 143–152. https://doi.org/10.32678/ASSIBYAN.V10I1.11484
Hermawan, T., Santoso, F. S., Imroatun, I., Fitriyah, D., & Ibrohim, B. (2025). How Santri Learn Entrepreneurship: A Case Study. Proceeding of Annual International Conference on Islamic Education and Language (AICIEL), 613–622.
Iman, N. (2021). Batas Usia Kawin Dalam UU Nomor 16 Tahun 2019 Terhadap Praktek Perkawinan di Bawah Umur di Kabupaten Brebes. Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah.
Jannah, A., & Soiman, S. (2025). Perencanaan Pengurus Wilayah IPPNU Sumut Dalam Edukasi Dampak Pernikahan Di Usia Dini Bagi Remaja Muslim. Ulumuddin: Jurnal Ilmu-ilmu Keislaman, 15(1), 321–338. https://doi.org/10.47200/ULUMUDDIN.V15I1.2849
Kriyantono, Rachmad. (2007). Riset Komunikasi. Jakarta :Kencana Prenada Media Group. Hlm 100
Lestari, P., & Wulandari, D. (2022). "Strategi Komunikasi Sosialisasi Program Pemerintah dalam Meningkatkan Partisipasi Masyarakat." Jurnal Ilmu Komunikasi, 20(1), 45–56. https://doi.org/ 10.24002/jik.v20i1.12345
Liliweri, Alo. (2011). Komunikasi Serba Ada Serba Makna. Jakarta: Kencana.
Mubasyaroh. (2016). Analisis Faktor Penyebab Pernikahan Dini dan Dampaknya Bagi Pelakunya. Yudisia, 387-409.
Muthmainnah, M., Al Amin, M. N. K., Syaifuddin, E., & Asmorohadi, A. (2022). Izin Pernikahan Poligami Di Kecamatan Playen. Asas Wa Tandhim: Jurnal Hukum, Pendidikan Dan Sosial Keagamaan, 1(1), 17–32. https://doi.org/10.47200/ awtjhpsa. v1i1.1116
Mutqi, LL (2018). Pernikahan Dini di Indonesia: Faktor Penentu Sosial Ekonomi dan Kesenjangan Regional. OIKOS: Jurnal Ekonomi, Manajemen, dan Bisnis, 107, 110–120.
Nurhasanah, N., & Lamuddin, L. (2025). Manajemen Dakwah BKMT Dalam Mencegah Pergaulan Bebas Remaja Di Kecamatan Bilah Hilir. Asas Wa Tandhim: Jurnal Hukum, Pendidikan Dan Sosial Keagamaan, 4(2), 149–164. https://doi.org/10.47200/ AWTJHPSA. V4I2.2862
Pohan, N. H. (2017). Faktor yang berhubungan dengan pernikahan usia dini terhadap remaja putri. Jurnal Endurance, 2(3), 424-435.
Rafi’udin dan Maman. (1977). Prinsip dan Strategi Dakwah. Bandung: CV. Pustaka Setia.
Rahadianti, Ayu., Azis Muslim. (2023). Strategi dan Dampak Kebijakan KUA dalam Menekan Angka Pernikahan Dini di Kecamatan Karangpawitan Kabupaten Garut. Jurnal Pemerintahan dan Kebijakan. 4 (2)
Ratnaningsih, M., Wibowo, H.R., Goodwin, N.J. dkk. Indeks Penerimaan Pernikahan Anak (CMAI) sebagai indikator penting: investigasi di Sulawesi Selatan dan Tengah, Indonesia. glob health res policy 7, 32 (2022). https://doi.org/10.1186/s41256-022-00252-4
Ritonga, A. R., Education, I. R., Zein, A., Syam, A. M., & Ohorella, N. R. (2023). Kesalahpahaman tentang Jihad: Tinjauan Konstruktivis tentang Makna Perjuangan dalam Islam di Era Modern: Analisis ayat-ayat al-Amwaal wa al-Nafs.
Riwaldi, R., Nurshodiq, N., Ma, M. K., Santoso, F. S., Fadli, S., & Umar, R. (2025). The Strategy of the Office of Religious Affairs (KUA) in Preventing Early Marriage in Urban Communities. Zicons: Zawiyah International Conference on Sharia and Legal Studies, 1, 849–858.
Rusdi, M., Sebayang, V.A., Kholil, S., & Syam, A.M. (2024). Islam dan Etika Perang: Mendekonstruksi Jihad melalui Prinsip Humanisme dalam Wacana Teologis
Sari, N. A. T. N., & Puspitasari, N. (2022). Analisis faktor penyebab dan dampak pernikahan usia dini. Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal, 12(2), 397-406.
Sekarayu, S. Y., & Nurwati, N. (2021). Dampak pernikahan usia dini terhadap kesehatan reproduksi. Jurnal Penelitian Dan Pengabdian Kepada Masyarakat (JPPM), 2(1), 37-45.
Setya Agung. (2023). Upaya Sosialisasi UU Nomor 16 Tahun 2019 Tentang Perkawinan Oleh KUA Kecamatan Curup Timur. IAIN Curup.
spers, P., & Corte, U. (2019). Apa yang dimaksud dengan kualitatif dalam penelitian kualitatif. Sosiologi Kualitatif, 42, 139-160.
Sarumaha, Y. A., Setiawan, A., & Sylvianie, L. (2025). Pembinaan Pemuda dan Pengelolaan Sampah: Program Kerja Utama KKN Tematik UCY di Kampung Giwangan. Kurnia Mengabdi: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 2(2), Article 2. https://doi.org/10.61476/a065zv10
Sutantriyati, A., Hasanudin, A. H., Ramadhan, D. W., Firmansyah, A. F., Aman, H. U., Zaeni, A. T. N., Kiflan, K., & Rahman, A. S. (2024). Hubungan Hukum Peradilan Agama dan Kantor Urusan Agama, Studi Kasus KUA Kotagede. Asas Wa Tandhim: Jurnal Hukum, Pendidikan Dan Sosial Keagamaan, 3(2), 191–204.
Syam, AM., Zali, M., Siregar, PA., Apriliani, A., Siregar, SF., Adinda, D., Ahsan, Abdillah., Amalia, N. (2024). Perilaku Merokok Siswa dan Iklan Rokok di Sekitar Sekolah dan Rumah: Sebuah studi di Kota Tebing Tinggi. Contagion: Jurnal Ilmiah Berkala Kesehatan Masyarakat dan Kesehatan Pesisir 6 (2), 1487-1499
Tampubolon, E. P. L. (2021). Permasalahan Pernikahan Dini Di Indonesia. Jurnal Indonesia Sosial Sains. Vol. 2(5).
Taufik. M & fauzi. (2024). Implementasi Bimbingan Remaja Usia Sekolah (BRUS) Dalam Upaya Mencegah Pernikahan Usia Dini. Jurnal Al-Furqon. Vol. 3(4).
UNFPA Indonesia. (2022). Annual Report 2022.
Wafiq, A., & Santoso, F. S. (2017). Upaya Yuridis Dan Sosiologis Kantor Urusan Agama Dalam Pencegahan Pernikahan Usia Dini. Ulumuddin : Jurnal Ilmu-ilmu Keislaman, 7(1), 17–30. https://doi.org/10.47200/ulumuddin.v7i1.181
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Raihan Budi Adriansyah, Khatibah Khatibah

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.





