Pertimbangan Usia dalam Penerapan Sanksi Terhadap Anak Pelaku Kejahatan Berat
DOI:
https://doi.org/10.47200/awtjhpsa.v5i2.3413Keywords:
Juvenile delinquency, Child criminal acts, Child sanctions, Juvenile justiceAbstract
Juvenile delinquency is a problem. Children who receive insufficient attention tend to commit criminal acts, ranging from theft to serious violence, which harm both themselves and society. Indonesia’s juvenile justice system emphasizes protection and rehabilitation, particularly for children under 14 who can only be subjected to non-penal measures, while children aged 14–17 undergo diversion processes and juvenile court proceedings. Nevertheless, serious crimes create tension between child protection and the demands for justice for victims. Sentencing of children must consider age, the severity of the offense, and ethical legal principles, including preventive, retributive, and reformative objectives. This study employs normative legal research using statutory and case approaches to analyze the implications of a child’s age on the type and form of sanctions. The results highlight that age significantly influences sanction application, ensuring justice while encouraging children to improve themselves and develop optimally.
Downloads
References
Alam, A. S., & Purwati, A. (2015). Diversi Sebagai Wujud Kebijakan Pemidanaan dalam Sistem Peradilan Pidana Anak di Indonesia. De Jure: Jurnal Hukum dan Syar’iah, 7(2), Article 2. https://doi.org/10.18860/j-fsh.v7i2.3524
Ariani, N. V. (2014). Implementasi Undang- Undang Nomor 11 Tahun 2012 Tentang Sistem Peradilan Pidana Anak Dalam Upaya Melindungi Kepentingan Anak. Jurnal Media Hukum, 21(1), 16–16. https://doi.org/10.18196/jmh.v21i1.1160
Bhanuwati, I. N., & Ulum, M. C. (2025). Efektivitas Collaborative Governance untuk Mewujudkan Kota Layak Anak di Kota Malang. Asas Wa Tandhim: Jurnal Hukum, Pendidikan Dan Sosial Keagamaan, 4(2), 391–404. https://doi.org/10.47200/ AWTJHPSA. V4I2.3049
Harun, M. & Wati, B. E. (2002). Hukum Pidana Anak. CV. Rafi Sarana.
Hidayad, I., Rahman, A. A., Putra, B. M., Muthmainnah, M., Sari, I. K., & Musaropah, U. (2025). The Reasons For Polygamous Marriage Considered By The Religious Court Of Gunung Kidul. Zicons: Zawiyah International Conference on Sharia and Legal Studies, 1, 859–868.
Irwansyah, A. Y. (2021). Penelitian Hukum Pilihan Metode & Praktik Penulisan Artikel (Edisi Revisi). Yogyakarta: Mirra Buana Media.
Khairunnisa, P., & Rasji, R. (2024). Menilik Penjatuhan Sanksi Kumulatif Terhadap Tindak Pidana yang Dilakukan oleh Anak yang Berhadapan dengan Hukum Ditinjau dari Perspektif Kepastian Hukum. Ranah Research: Journal of Multidisciplinary Research and Development, 6(4), 990-1001. https://doi.org/10.38035/rrj.v6i4.935.
Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP)
Krisna, L. A. (2015). Hasil Penelitian Kemasyarakatan Sebagai Dasar Pertimbangan Hakim Dalam Pengadilan Anak. Jurnal Hukum Samudra Keadilan, 10(1), 146-158.
Muaja, H. S., & Lembong, R. R. (2024). Efektivitas Ketentuan tentang Hak Restitusi Sebagai Bentuk Perlindungan Hukum Bagi Anak Korban Tindak Pidana. Nuansa Akademik: Jurnal Pembangunan Masyarakat, 9(2), 385–398. https://doi.org/10.47200/jnajpm.v9i2.2511
Mustolih, M., & Rahman, F. Z. (2026). Penerapan Restorative justice Dalam Undang-Undang No 1 Tahun 2023 Tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana: Perspektif Regulator Dan Aparat Penegak Hukum. Asas Wa Tandhim: Jurnal Hukum, Pendidikan Dan Sosial Keagamaan, 5(1), 237–248. https://doi.org/10.47200/AWTJHPSA. V5I1.3161
Pandoman, A. (2022). Manifestasi Acturian Terhadap Tanggung Jawab Berkelanjutan Pada Anak Yatim Piatu Korban Pandemi Covid-19. Asas Wa Tandhim: Jurnal Hukum, Pendidikan Dan Sosial Keagamaan, 2(1), 1–14.
Pinangkaan, R. (2013). Pertanggungjawaban pidana dan penerapan sanksi dalam pembaharuan sistem pemidanaan anak di indonesia. Lex Crimen, 2(1).
Prisdawati, R., & Zuhdy, M. (2020). Penerapan Sanksi Pidana terhadap Anak Pelaku Tindak Pidana Pencabulan. Indonesian Journal of Criminal Law and Criminology (IJCLC), 1(3), 170-176.https://doi.org/10.18196/ijclc.v1i3.9609.
Ramadhani, R. (2021). Buku Ajar Hukum Acara Peradilan Anak. UMSUPRESS.
Ramadhani, T. (2025). Perbandingan Pertanggung Jawaban Pidana Anak Di Indonesia Dan Amerika Serikat. Hukum Dan Kewarganegaraan, 10(12). https://doi.org/10.3783/causa.v10i12.11495.
Ramiyanto. (2019). Upaya-Upaya Hukum Perkara Pidana Di Dalam Hukum Positif Dan Perkembangannya. 1st ed. PT. Citra Aditya Bakti.
Riwaldi, R., Nurshodiq, N., Ma, M. K., Santoso, F. S., Fadli, S., & Umar, R. (2025). The Strategy of the Office of Religious Affairs (KUA) in Preventing Early Marriage in Urban Communities. Zicons: Zawiyah International Conference on Sharia and Legal Studies, 1, 849–858.
Susanti, D. E. (2019). Pemidanaan terhadap Anak sebagai Pelaku Tindak Pidana Studi Kasus Perkara Pidana No. 07/pid-sus-anak/2017/pn.pdg. JCH (Jurnal Cendekia Hukum), 4(2), 187-206. https://doi.org/10.33760/jch.v4i2.103.
Sutantriyati, A., Hasanudin, A. H., Ramadhan, D. W., Firmansyah, A. F., Aman, H. U., Zaeni, A. T. N., Kiflan, K., & Rahman, A. S. (2024). Hubungan Hukum Peradilan Agama dan Kantor Urusan Agama, Studi Kasus KUA Kotagede. Asas Wa Tandhim: Jurnal Hukum, Pendidikan Dan Sosial Keagamaan, 3(2), 191–204.
Sylvianie, L., & Santoso, F. S. (2025). Solidaritas Sosial dan Resiliensi Masyarakat Kajen Bantul Pasca Covid-19. Nuansa Akademik: Jurnal Pembangunan Masyarakat, 10(2), 513–532. https://doi.org/10.47200/JNAJPM.V10I2.1925
Taroreh, R. A., Korua, J. M., Nacrawy, N., & Taroreh, V. F. (2025). Perlindungan Hukum Bagi Anak Dengan Diversi Dalam Sistem Peradilan Pidana Anak Indonesia. Nuansa Akademik: Jurnal Pembangunan Masyarakat, 10(2), 701–716. https://doi.org/10.47200/ JNAJPM.V10I2.3213
Tuturoong, F. S. (2021). Pemidanaan terhadap anak menurut hukum pidana di Indonesia. Lex Crimen, 10(5).
Umpele, F. J. (2019). Analisis Yuridis pertimbangan hakim dalam penjatuhan pidana terhadap anak sebagai pelaku tindak pidana narkoba. Lex Crimen, 8(2).
Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2012 Tentang Sistem Peradilan Pidana Anak.
Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 Tentang perubahan Atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 Tentang Perlindungan Anak.
Undang-Undang Nomor 48 Tahun 2009 Tentang Kekuasaan Kehakiman.
Zulkifli, Z., Luthfiyah, Z., Umar, M., Winarni, H., Arifin, Z., & Rahayu, S. H. (2023). Anak Jalanan Dalam Konstelasi Hukum Indonesia. Asas Wa Tandhim: Jurnal Hukum, Pendidikan Dan Sosial Keagamaan, 2(1), 95–108. https://doi.org/10.47200/AWTJHPSA.V2I1.1570
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Putri Sindi Rola, Elly Sudarti, Erwin Erwin

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.





