Overlapping Authorities of the BPK and BPKP and Their Implications for Contractors

Authors

  • Zuvika Alfi Aulia Universitas Pekalongan Pekalongan Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.47200/awtjhpsa.v5i2.3307

Keywords:

BPK, BPKP, Construction Audit, Legal Certainty, Project Supervision

Abstract

The construction services sector holds a strategic position in Indonesia’s national development. Nevertheless, the practical execution of government construction projects often encounters legal issues, including ambiguous contracts, unilateral design changes without addenda, and delays in payment. In the sphere of state financial oversight, two key institutions perform crucial functions: Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) and Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) as the external auditor. Both bodies possess the legal authority to audit construction projects and assess potential state financial losses. However, overlapping authority in determining losses and issuing recommendations frequently occurs. This study employs normative legal and sociological approaches to analyze the respective roles and mandates of BPKP and BPK, as well as the implications of dual audit authority for contractors’ legal certainty. Data were gathered through literature review, regulatory analysis, and examination of audit findings. The results demonstrate that dual authority contributes to legal uncertainty, particularly concerning the valuation of state losses and follow-up actions arising from audit reports. Furthermore, contractors are often confronted with conflicting findings that create inefficiency, confusion, and heightened legal risk. The study suggests the need for regulatory harmonization and improved coordination mechanisms between audit institutions to enhance transparency, accountability, and legal certainty in construction project implementation.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Adiyanta, F. C. S. (2024). The consequences of using administrative legal instruments by the BPK for the return of state losses by the treasurer. International Journal of Law, 10(6), 7–10.

BPK. (2017). Peraturan Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia Nomor 1 Tahun 2017.

Cahyo, Y. T., & Kurnianingsih, M. (2023). Pacta Sunt Servanda: Legal Dynamics In Indonesian Context. Walisongo Law Review (Walrev), 5(1). https://doi.org/10.21580/walrev/2023.5.1.14585

Dwiputrianti, S. (2011). Role of the Indonesian Supreme Audit Institution ( BPK ) in Financial Transparency and Performance Accountability 1. In Inaugural International Workshop for Young Scholars in Public Policy and Administration Research (pp. 1–35).

Genda, M., Yani, A., & Syafiin, R. A. (2024). The Alignment of Internal and External Audit Agencies in Administering Public Sector Audits in Indonesia. Journal of Infrastructure Policy and Management, 7(2), 151–166. https://doi.org/10.35166/jipm.v7i2.52

Gozali, D. S. (2020). Ilmu Hukum Dan Penelitian Ilmu Hukum. UII Press.

Hidayat, S., Haris, O. K., Handrawan, Herman, Rizky, A., & Seriyati, E. (2023). Kewenangan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) dan Badan Pemeriksa Keuangan dan Pembangunan (BPKP) dalam Menentukan Kerugian Keuangan Negara Authority of the Supreme Audit Agency (BPK) and Development Audit Agency ( BPKP ) in Determining State Financial Loss. Halu Oleo Legal Research, 5(2), 592–604.

Hutahaean, M. M., & Hardjomuljadi, S. (2021). Dukungan Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia Dalam Dalam Penyelesaian Sengketa Konstruksi (Merujuk UU NO.2/2017 PSL 88). Jurnal Konstruksia, 12(2), 24–42.

Istianah, I., Sari, N. P., & Indriani, V. (2024). A systematic review of public sector audits in Indonesia. Jurnal Tata Kelola Dan Akuntabilitas Keuangan Negara, 10(1), 33–54.

Karoyani, N. M. W., & Dwirandra, A. A. N. . (2019). Evaluasi Efektivitas Sistem Pengendalian Internal Proyek Pemerintah di Bawah Pengawasan PT. Pembangunan Perumahan (Persero) Tbk. E-Jurnal Akuntansi Universitas Udayana, 27, 258–284.

Ketetapan Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia Nomor VI/MPR/2002 Tentang Rekomendasi Atas Laporan Pelaksanaan Putusan Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia oleh Presiden, DPA, DPR, BPK, MA pada Sidang Tahunan Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia Tahun 2002, (2002).

Maulidin, M., Santoso, F. S., Priambodo, E., Purwanto, R., & Winarni, H. (2025). Kegunaan Filsafat Ilmu Pada Pengembangan Scientific Method dalam Ilmu Hukum. Asas Wa Tandhim: Jurnal Hukum, Pendidikan Dan Sosial Keagamaan, 4(1), 35–46. https://doi.org/10.47200/AWTJHPSA.V4I1.2735

Nasirin, K., Darul, U., & Islamic, U. (2022). Strengthening legal certainty in the construction sector through the reconstruction of criminal sanctions for building failures. Indonesian Journal of Multidisciplinary Science, 4(2), 81–88.

Nurjana, A., Rufaida, S., Abdullah, M. K., Pramana, A. D., Az’zahra, S., & Santoso, F. S. (2025). Duties And Authoritis Of The Wakaf Nazhir In Indonesian Law. Zicons: Zawiyah International Conference on Sharia and Legal Studies, 1, 586–596.

Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 12 Tahun 2021 Tentang Perubahan Atas Peraturan Presiden Nomor 16 Tahun 2018 Tentang Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah, (2021).

Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 14 Tahun 2021 Tentang Perubahan Atas Peraturan Pemerintah Nomor 22 Tahun 2020 Tentang Peraturan Pelaksanaan Undang-Undangan Nomor 2 Tahun 2017 Tentang Jasa Konstruksi, (2021).

Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 22 Tahun 2020 Tentang Peraturan Pelaksanaan Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2017 Tentang Jasa Konstruksi.

Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 60 Tahun 2008 Tentang Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (2008).

Peraturan Presiden Republik Indonesia No 2 Tahun 2025 Tentang Perubahan Kedua Atas Peraturan Presiden Nomor 192 Tahun 2014 Tentang Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan, (2025).

Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 16 Tahun 2018 Tentang Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah, (2018).

Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 192 Tahun 2014 Tentang Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan, (2014).

Pradnyana, I. M. F., & Parsa, I. W. (2021). Kewenangan BPK dan BPKP dalam Menentukan Kerugian Keuangan Negara pada Perkara Korupsi. 344–356.

Raditya, A., Hardjomuljadi, S., & Amin, M. (2021). Faktor Dampak Keterlambatan Pembayaran Kontraktor Kepada Subkontraktor Pada Proyek Jalan Tol. Jurnal Konstruksia, 13(7), 1–16.

Rahmawati, N. D. (2021). The Impact Of Economic Considerations On Contracting With Companies Under The English Law. Fortiori Law Journal, 1(2), 86–108.

Raihana, N., Khasanah, D. M., Sulistiowati, Desriana, K. D., Aulidya, Y. D., & Hadji, K. (2024). Peran Dan Akuntabilitas Bpk Dalam Melakukan Audit Keuangan Pemerintah Sebagai Tindak Lanjut Dan Proses Penanganan Korupsi Oleh Kpk Di Indonesia. Jurnal Dimensi Hukum, 8(11), 276–283.

Republik Indonesia. (2006). Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 15 Tahun 2006 tentang Badan Pemeriksa Keuangan (p. Lembaran Negara Republik Indones.).

Republik Indonesia. (2020). Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 22 Tahun 2020 tentang Peraturan Pelaksanaan Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2017 tentang Jasa Konstruksi. In Lembaran Negara Republik Indonesia.

Santoso, F. S. (2025). Sistem Pengawasan Dan Audit Syariah. Dalam W. Yuliani (Ed.), Manajemen Bisnis Syariah. Lingkar Edukasi Indonesia.

Saputra, R. E., & Umanto. (2024). Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Efektivitas Audit Internal. Costing: Journal of Economic, Business and Accounting, 7(4).

Segah, B. (2018). Two Side Auditing : Government External and Internal Audit. Anterior Jurnal, 18(1), 30–39.

Sembodo, C., Arifin, Z., Rahayu, S. H., Rahman, A. S., & Sahid, M. M. (2025). Beyond Harmonization: Conflict Resolution As A Legal Bridge Of Indonesian Islamic Family Law Reform In Kompilasi Hukum Islam. Indonesian Journal of Shariah and Justice, 5(2), Article 2. https://doi.org/10.46339/ijsj.v5i2.238

Sipayung, B., Wahyudi, A., & Tambun, D. H. (2023). Pemahaman Auditor Dalam Audit Konstruksi Jalan: Analisis Hukum Normatif. Jurnal Supremasi, 13(2), 80–97.

Slamet, S. R. (2016). Kesempurnaan Kontrak Kerja Konstruksi. Lex Jurnalica, 13(3), 191–208.

Suta, I. M. G. D., Prabandari, I. G. A. M., & Astariyani, N. L. G. (2021). Determining State’s Financial Losses in Corruption: An Institutional Power and Constraint in Indonesia. Lentera Hukum, 8, 95.

Sutaryo, S., & Anto, A. T. (2023). The effectiveness of government internal auditor: evidence from Indonesia. International Journal of Accounting, Auditing and Performance Evaluation, 19(4), 417–457. https://doi.org/10.1504/IJAAPE.2023.134920

Taher, P., Bs, D. A., & Fadhlillah, M. R. (2022). Audit Board of Indonesia ’ s Supervision Duty Reviewed from Islamic Law Perspective for Acceleration of Sustainable Development. Fiat Justisia Jurnal Ilmu Hukum, 16(2), 129–140. https://doi.org/10.25041/fiatjustisia. v16no2.2645

Tampangela, C. W. A., Masengi, E. E., & Mokat, J. E. H. (2023). Follow-up on Recommendations on the Investigation Results ( TLRHP ) of the BPK RI on Regional Government Financial Reports in Kotamobagu City. Jurnal Pendidikan Mandala, 8(4), 1648–1656.

Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 15 Tahun 2004 Tentang Pemeriksaan Pengelolaan dan Tanggung jawab Keuangan Negara, (2004).

Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 15 Tahun 2006 tentang Badan Pemeriksa Keuangan, (2006).

Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2001 Tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

Wiraantaka, J. A., Sami’an, S., & Hardjomuljadi, S. (2025). Implementation of Legal Principles in Construction Service Agreements: A Normative Study. , 6(2), 386–400.

Downloads

Published

2026-01-13

How to Cite

Aulia, Zuvika Alfi. “Overlapping Authorities of the BPK and BPKP and Their Implications for Contractors”. Asas Wa Tandhim: Jurnal Hukum, Pendidikan Dan Sosial Keagamaan 5, no. 2 (January 13, 2026): 371–386. Accessed January 28, 2026. https://jurnal.ucy.ac.id/index.php/awtjhpsa/article/view/3307.

Issue

Section

Articles