kesempatan untuk pendidikan kewarganegaraan seperti akses informasi yang cepat,
penyebaran informasi yang luas, format konten yang menarik, dan fitur interaktif, namun juga
membawa tantangan berupa berita palsu, polarisasi pandangan, rendahnya kemampuan literasi
digital, dan persaingan dengan konten hiburan yang viral. Pemahaman dan penanaman nilai-
nilai Pancasila oleh generasi z juga dipengaruhi oleh berbagai jenis konten dan interaksi sosial
di platform digital, di mana interaksi yang positif dapat memperluas pemahaman mereka,
sementara interaksi yang negatif dapat mengganggu pengertian mereka. Secara keseluruhan,
media sosial memberikan manfaat positif seperti kemudahan dalam mengakses informasi,
memperluas jaringan, komunikasi yang mudah, serta sebagai saluran untuk mengekspresikan
diri, namun juga menghadirkan masalah seperti sulitnya membedakan informasi yang benar
dan salah, berkurangnya interaksi tatap muka, ketergantungan pada internet, dan potensi
penipuan.
5. Ucapan Terima Kasih
Penulis menyampaikan terima kasih kepada Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan
(FKIP) Universitas Pamulang, khususnya Program Studi Pendidikan Pancasila dan
Kewarganegaraan (PPKn), atas dukungan dan fasilitas yang diberikan selama proses
penyusunan tugas ini. Penulis juga mengucapkan terima kasih kepada Dosen Pengampu Mata
Kuliah Pengamalan Nilai-nilai Pancasila, Bapak Heri Kurnia, S.Pd., M.Pd., atas bimbingan
dan arahan yang sangat membantu dalam penyelesaian tugas ini.
6. Daftar Pustaka
Agustina, A. (2023). Penerapan nilai-nilai Pancasila dalam media sosial pada Generasi Z.
JAGADDHITA: Jurnal Kebhinekaan dan Wawasan Kebangsaan, 3(1), 1–10.
Christiani, L., & Ikasari, R. (2020). Generasi Z dan pemeliharaan relasi antar generasi dalam perspektif
budaya Jawa. Jurnal Komunikasi dan Kajian Media, 4(2), 84–105.
Damayanti, A. D. (2024). Pemanfaatan media sosial sebagai media informasi dan publikasi (Studi
deskriptif kualitatif pada akun Instagram @rumahkimkotatangerang) Universitas Islam Syekh
Yusuf.
Effendi, F. (2021). Generasi milenial ber-Pancasila di media sosial. Journal Civics & Social Studies,
5(1), 116–124.
Florencyta, T. N. (2024). Peran media sosial dalam penyebaran dan pembudayaan nilai-nilai Pancasila
serta Pendidikan Kewarganegaraan di kalangan Generasi Z. JKEPMAS: Jurnal Pengabdian
Kepada Masyarakat, 1(1), 90–91.
Gozal, A. V., Byanca, Z. A., Beatitudo, E. S., Surjo, F. R., Kasdim, R., & Tumanggor, R. O. (2024).
Studi literatur tentang peran media sosial dalam meningkatkan kesadaran bela negara di kalangan
Generasi Z. TSAQOFAH, 5(1), 14–22.
Hasanah, U., Ependi, R., Hadi, Y., Kamula, W. N., Fadhila, Z., Anugerah, S. S., & Zubair, M. (2024).
Dampak media sosial terhadap pemahaman nilai Pancasila Generasi Z di SMPN 9 Mataram.
Jurnal Inovasi Pendidikan, 7(12), 1–10.
Meel, P., & Vishwakarma, D. K. (2020). Fake news, rumor, information pollution in social media and
web: A contemporary survey of state-of-the-arts, challenges and opportunities. Expert Systems
with Applications, 153, 112986. https://doi.org/10.1016/j.eswa.2019.112986
Melsya, D. P., & Syarbaini, E. (2024). Analisis dampak perilaku online Gen Z terhadap identitas
kewarganegaraan dalam era digital. Khatulistiwa: Jurnal Pendidikan dan Sosial Humaniora,
4(1), 211–223.
Nabila, D. P., & Mulyani, J. (2023). Dampak penggunaan media sosial terhadap interaksi sosial
masyarakat: Studi literatur. Jurnal Ilmiah Universitas Batanghari Jambi, 23(2), 810–815.